KabarMakassar.com — Tim SAR gabungan menemukan seorang anak laki-laki berusia lima tahun yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di kawasan pemecah ombak Pattingalloang, Kabupaten Gowa.
Korban bernama Ridho Alganiu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian, Senin (19/01), sekitar pukul 09.41 WITA.
“Korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.41 WITA di jalur hanyut tidak jauh dari lokasi awal kejadian, dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi BPBD Kota Makassar, Ricky Karumpa, dalam keterangan.
Ia menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (18/01) sekitar pukul 12.30 WITA. Saat itu korban tengah berada di area pesisir bersama keluarganya.
“Ketika berdiri di dekat batu pemecah ombak, gelombang besar datang secara tiba-tiba dan menyeret korban ke laut,” ujarnya
Usai menerima laporan warga, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat langsung melakukan operasi pencarian.
Pada hari pertama, pencarian dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kota Makassar dan berlangsung hingga malam hari.
Namun, operasi hari pertama terpaksa dihentikan sementara sekitar pukul 21.00 WITA akibat cuaca memburuk dan tinggi gelombang laut yang mencapai sekitar dua meter, demi keselamatan seluruh personel.
Pencarian kembali dilanjutkan pada hari kedua, Senin (19/1), dengan menurunkan 20 personel BPBD Kota Makassar yang didukung satu unit kapal rescue, satu perahu karet, satu mobil rescue, serta satu unit ambulans.
“Penyisiran dilakukan sejak pagi hari di sekitar lokasi kejadian dan mengikuti arah arus laut,” sebutnya
Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya. BPBD Kota Makassar menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur SAR yang bekerja sejak hari pertama.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pesisir, khususnya di sekitar pemecah ombak, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut tidak stabil.
