KabarMakassar.com — Insiden pelemparan mobil kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu (20/8). Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Lingkungan Balandangang, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea.
Disinyalir, insiden pelemparan mobil penumpang bernopol DD 1180 FH, terjadi sekitar pukul 16.27 Wita, saat melaju dari arah Bantaeng menuju Kota Makassar. Setibanya dilokasi, sopir mobil dicegat secara paksa oleh sejumlah pemuda ugal-ugalan di jalan raya.
Merasa ketakutan, sopir mobil tetap melanjutkan perjalanannya namun tiba-tiba sejumlah pemuda melakukan pelemparan hingga membuat kaca mobil pada bagian tengah kiri dan kanan pecah.
Pasca kejadian ini, sang sopir langsung merekam kondisi mobilnya dan mengunggahnya di sosial media hingga viral.
” Hati-hati lewat Jeneponto, bahaya Jeneponto, kongkonga (an**ng), nakasi hancur kaca mobil, untung penumpangku tidak kenapa-kenapai,” ujar sopir dalam video yang diunggahnya.
Video berdurasi 12 detik itu pun langsung mendapatkan beragam tanggapan dari netizen.
“Sangat di sayangkan nama Jeneponto SDH tercoreng nama baiknya gara-gara penduduknya sendiri yg membuat keresahan,” tulis akun facebook, @Rahmat Pratama.
“Sebutki Sebagian Jeneponto bozzz…..Krn TDK semua orang Jeneponto pelakunya….bz JD orang dr luar kabupatenjiiii bozz….bikin rusak nama daerah,” tulis akun facebook @Tumpuku.
Guna mendalami kejadian ini, aparat kepolisian dari jajaran Polsek Tamalatea bersama Kepolisian Resort Jeneponto, dilaporkan langsung ke lokasi kejadian. Namun hingga kini, para pelaku belum berhasil ditangkap. sementara korban diketahui belum melaporkan kejadian ini secara resmi.
Kejadian ini pun menambah daftar hitam daerah berjuluk Butta Turatea di mata orang luar sebab, belum lama ini, kejadian serupa juga terjadi di Kawasan Perkotaan Bontosunggu. Akan tetapi, sejumlah pelaku sudah diamankan.
Kini polisi dituntut agar melakukan patroli rutin di lokasi rawan kejahatan agar kejadian tak terulang kembali.
