Indeks

Terjaring Penggerebekan Sabu, Kades Bontomatene Jeneponto Resmi Jadi Tersangka

Terjaring Penggerebekan Sabu, Kades Bontomatene Jeneponto Resmi Jadi Tersangka
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Teka-teki status hukum Kepala Desa (Kades) Bontomatene berinisial YA (33) akhirnya terjawab secara gamblang. Satuan Reserse Narkoba Polres Jeneponto resmi menetapkan oknum pejabat desa tersebut sebagai tersangka dalam pusaran kasus barang haram jenis sabu.

Langkah tegas ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Narkoba Polres Jeneponto, Iptu Syahrir, usai dikonfirmasi pada Minggu pagi (28/6).

Penetapan tersangka dilakukan menyusul penggerebekan taktis yang dilancarkan Tim Opsnal Narkoba di bawah pimpinan Ipda Zulfitrah Wahid di Perumahan Budi Mulia Permai 2, Desa Kalumpang Loe, Kecamatan Arungkeke, Jumat malam (27/6/2026).

“iye, salah satu yang diamankan adalah Kepala Desa Bontomatene,” singkat Kasat Narkoba Iptu Syahrir.

Saat disergap petugas, YA tidak sendirian. Iptu Syahrir membeberkan bahwa pihaknya juga ikut menciduk dua orang rekan sang kades yang berada di lokasi kejadian, masing-masing berinisial H (27) dan AAP (19).

Dari tangan ketiga tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti siap pakai yang berserakan di lokasi. Petugas menyita dua sachet plastik kecil berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bruto 0,47 gram.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan seperangkat alat pesta sabu berupa satu set alat isap (bong), satu buah batang pireks kaca, dua buah korek gas, satu iPhone warna putih serta unit handphone Oppo warna biru.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, sang Kades bersama dua rekannya kini harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Jeneponto untuk pemeriksaan intensif.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara oleh tim penyidik, Iptu Syahrir mengungkapkan secara gamblang mengenai peran dari sang Kepala Desa yang ternyata merupakan pengguna aktif.

“Penyalahguna atau pemakai,” ungkapnya secara tegas.

Kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan di lapangan guna memburu bandar besar yang memasok sabu kepada sang kades dan komplotannya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version