Indeks

Pria Mabuk Bacok Dua Kakak Beradik di Gowa, Diduga Tersinggung Soal Pencurian

Lapor Kasus Penganiayaan Malah Disuruh Damai, Petani di Jeneponto Mengadu ke Mabes Polri
Ilustrasi Penganiayaan (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.comAksi kekerasan terjadi di Dusun Moncong Tanah, Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Selasa (29/07). Seorang pria mabuk membacok dua warga yang merupakan kakak beradik hingga mengalami luka serius.

Korban diketahui bernama Nur Ali (50) dan adiknya, Malik (43). Keduanya mengalami luka serius di bagian lengan akibat sabetan senjata tajam jenis parang.

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bontomarannu dan kemudian dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Berdasarkan informasi awal, pelaku diduga mendatangi korban dalam keadaan mabuk, dan sempat menanyakan soal kasus pencurian di lingkungan mereka.

Kemudian, korban mengatakan bahwa tidak ada kasus pencurian di wilayah tersebut, sehingga pelaku tersinggung dan langsung menyerang kedua korban dengan sebilah parang yang dibawahnya. Setelah melakukan aksinya, pelaku yang diketahui berinisial SR langsung melarikan diri

Kepala Desa Nirannuang, Ahmad mengatakan bahwa pelaku mendatangi korban dalam kondisi tidak sadar akibat dipengaruhi minuman keras.

“Pelaku datang malam hari sambil bawa parang dan marah-marah karena tidak terima saat korban menyanggah adanya pencurian,” ujar Ahmad kepada wartawan, Kamis (31/07).

Setelah mendapat akan informasi, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya amukan massa.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi,” ujar IPDA Andi Muhammad Alfian, Kanit Resmob Polres Gowa.

Sementara ini, kedua korban mendapatkan perawatan akibat luka bacokan yang dialaminya. Sedangkan, pelaku saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

error: Content is protected !!
Exit mobile version