KabarMakassar.com – Polres Toraja Utara menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja, AKBP Ustim Pangarian bersama jajarannya, Kamis (17/09).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres Toraja Utara, Panga’, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkotika.
Rombongan BNNK Tana Toraja yang terdiri atas Kepala BNNK dan tiga anggota tim disambut langsung Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis dalam menangani persoalan narkotika di wilayah Toraja Utara. Pembahasan juga diarahkan pada penyelarasan program kerja dan penguatan koordinasi antara Polri dan BNNK dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Turut mendampingi Kapolres Toraja Utara dalam pertemuan itu, Kasat Resnarkoba Polres Toraja Utara AKP Muhammad Arif serta Kanit I Satresnarkoba IPDA Yosep Tikala.
Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat menegaskan komitmen jajarannya untuk terus membangun kerja sama dengan BNNK Tana Toraja dalam menghadapi persoalan narkotika.
“Kami sepakat untuk terus berkolaborasi dan saling mendukung dalam pelaksanaan tugas,” ujar Yoseph.
Menurutnya, penanganan persoalan narkotika membutuhkan keterlibatan dan koordinasi berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara kepolisian dan BNNK dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus pemberantasan peredaran gelap narkotika di Toraja Utara.
Kolaborasi tersebut juga mencakup dukungan terhadap program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Selain aspek penegakan hukum, Polres Toraja Utara turut mendukung pelaksanaan layanan Tim Asesmen Terpadu (TAT) dari BNNK Tana Toraja. Program tersebut berkaitan dengan proses asesmen bagi penyalahguna narkotika sebagai bagian dari penanganan yang mempertimbangkan aspek hukum dan rehabilitasi.
“Polres Toraja Utara juga mendukung penuh program layanan Tim Asesmen Terpadu dari BNNK Tana Toraja demi penanganan hukum dan rehabilitasi yang tepat bagi para korban penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi kedua institusi dalam menjalankan program pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba.













