Indeks

Dua Pos Lantas di Makassar Dijarah dan Dibakar Massa Alami Kerugian Rp525 Juta

Dua Pos Lantas di Makassar Dijarah dan Dibakar Massa Alami Kerugian Rp525 Juta
poslantas kawasan fly over Makassar (Dok: Atri KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan tidak hanya membakar gedung DPRD Sulsel dan DPRD Makassar, tetapi termasuk 2 pos lalu lintas (lantas) yang ada dikota Makassar, hingga mengalami kerugian sebesar Rp525 juta.

Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Andi Husnaeni mengungkapkan bahwa dalam kerusuhan itu massa membakar dua pos lantas, diantaranya pos lantas 704 yang berada di Jalan AP Pettarani – Urip Sumoharjo, tepatnya di sekitar Flyover, dan pos lantas 705 yang berada di Jalan Ap Pettarani – Sultan Alauddin, Makassar.

“Diperkirakan 450 Juta (pos 704), kalau untuk yang di 705 diperkirakan 75 Juta. Iya yang Alauddin-Pettarani,” kata Andi Husnaeni, Sabtu (06/09).

Husnaeni menerangkan bahwa kedu pos lantas tersebut salah satu nya tidak dapat digunakan kembali, sehingga harus direnovasi secara keseluruhan.

“Kalau kondisinya rusak berat nda bisa dipakai untuk yang 704. Kalau yang dipertigaan masih bisa dibenahi masih bisa dipakai,” terangnya.

Sementar terkait pengaturan lalulintas, kata Husnaeni pihaknya tetap mengatur arus lalu lintas di Kota Makassar, meski kedua pos utama tersebut tidak dapat digunakan sementara.

“Tetap ada,tetap kita laksanakan Gakur. Kita tetap laksanakan pengaturan. Iya tanpa Pos lalulintas pun kita laksanakan kegiatan ruting,” ujarnya.

Meski demikian, Husnaneni mengatakan dirinya masih menunggu arahan dari pimpinannya untuk membenahi kembali dua pos yanb dibakar oleh massa pada aksi unjuk rasa, Jumat 29 Agustus lalu.

“Saya belum tahu sambil menunggu petunjuk dari pimpinan dulu,” katanya.

Dari pantauan KabarMakassar, pos lantas di pertigaan Jalan AP Pettarani – Sultan Alauddin hangus terbakar dibagian depan, sementara pos lantas di kawasan Fly over hampir keseluruhan dilahap jago merah, termasuk masjid pos lantas. Selain itu, patung wajah dan ikan dari knalpot brong Tan disita juga habis dijarah massa.

“Semuanya tidak ada yang tersisa. Ada kan masjid disitu juga, masjid sama Pos lantas nya jadi satu kan nda ada semuanya habis,” tukasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version