kabarbursa.com
kabarbursa.com

Seharian di Zona Hijau IHSG Ditutup, Menguat di Level 7.400

IHSG dan Rupiah Mulai Pulih, Tarif Impor Trump Jadi Sorotan
Ilustrasi Saham (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan penguatan signifikan pada perdagangan Rabu (14/08) kemarin. IHSG menguat 54,015 poin atau sekitar 0,73 persen, mencapai level 7356,638 saat pembukaan. Ini melanjutkan momentum positif dari penutupan perdagangan kemarin yang juga berada di level 7.356,638.

Setelah pembukaan, IHSG terus bergerak naik dan mencapai titik tertingginya di level 7.415,171. Namun, sempat mengalami fluktuasi kecil hingga titik terendah di 7.356,638 pada awal sesi perdagangan. Hingga 41 menit setelah perdagangan dibuka, IHSG tercatat masih menguat dengan kenaikan 54,015 poin atau 0,73 persen, berada di level 7410,653.

Investor tampak aktif pada pagi ini dengan total transaksi mencapai Rp2,23 triliun dan volume perdagangan sebesar 47,68 juta lembar saham. Penguatan IHSG ini juga diikuti oleh beberapa indeks saham lainnya, termasuk saham-saham blue chip.

Indeks LQ45 mengalami kenaikan 0,72 persen menjadi 912,505, sementara IDX30 juga naik 0,84 persen ke level 461,904. Dari 45 saham yang termasuk dalam LQ45, sebanyak 27 saham tercatat menguat, 10 saham melemah, dan 8 saham lainnya stagnan.

Di antara saham-saham yang diperdagangkan, emiten yang dikuasai oleh Wijaya Karya (Persero) Tbk, yaitu WIKA, menjadi top gainer dengan kenaikan nilai saham mencapai 11,28 persen. Di sisi lain, saham Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menjadi top loser dengan penurunan sebesar 1,96 persen.

Hingga akhir penutupan perdagangan kemarin, IHSG berhasil mempertahankan posisi di zona hijau mencatatkan penguatan signifikan sebesar 79,4 poin atau 1,08%, mengakhiri sesi di level 7.436,03.

Pada sesi penutupan, terdapat 333 saham yang mengalami kenaikan, sementara 241 saham melemah dan 220 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi perdagangan hari ini mencapai Rp10,6 triliun dengan volume perdagangan mencapai 17,4 miliar lembar saham.

Indeks-indeks utama lainnya juga menunjukkan kinerja positif. Indeks LQ45 naik 1,11% ke level 922,637, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) meningkat 1,42% ke 505,332, Indeks IDX30 naik 1,07% ke 466,867, dan Indeks MNC36 menguat 0,97% ke 352,144.

Sektor-sektor saham mayoritas bergerak naik, dengan sektor konsumer siklikal mencatatkan penguatan terbesar sebesar 2,99%, disusul oleh sektor infrastruktur yang naik 1,36%, dan sektor keuangan yang menguat 0,87%. Hanya sektor properti yang mengalami pelemahan, turun 0,17%.

Di antara saham-saham yang diperdagangkan, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencuri perhatian dengan menjadi top gainer hari ini, melesat 18,80% ke harga Rp316 per saham. Saham PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 17,72% ke Rp93, diikuti oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang naik 13,93% ke Rp139.

Sebaliknya, beberapa saham mengalami penurunan cukup tajam. PT Haloni Jane Tbk (HALO) memimpin daftar top losers dengan penurunan 6,67% ke Rp70 per saham, diikuti oleh PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) yang turun 6,58% ke Rp71, dan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang melemah 5,31% ke Rp107.

Saham perbankan menjadi yang teraktif diperdagangkan pada hari ini, dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mendominasi aktivitas transaksi di bursa.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG ini mencerminkan optimisme investor terhadap kondisi pasar yang didukung oleh kenaikan harga saham-saham unggulan dan stabilitas di sektor-sektor kunci.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa (13/08) sore kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertengker di Zona hijau dengan cerah. IHSG menguat 0.81 persen ke level 7.300 sementara pasar masih antisipasi terkait rilis data inflasi Amerika serikat periode Juli 2024.

Pada awal perdagangan kemarin, IHSG dibuka pada level 7.297,75 dan melonjak ke 7.328,43 dalam 15 menit pertama perdagangan pagi ini, naik sebesar 30,81 poin atau 0,42%.

Hingga akhir sesi pertama, IHSG masih menunjukkan prospek positif dengan menguat 0,62 persen, hal ini membuatnya berhasil kembali menyentuh level psikologis ke level 7.343

Sementara, Nilai transaksi indeks pada sesi I tercatat sekitar Rp 4,3 triliun dengan volume transaksi mencapai 8,7 miliar lembar saham dan sudah ditransaksikan sebanyak 595.022 kali. Sebanyak 309 saham menguat, 214 saham melemah, dan 246 saham cenderung stagnan.

error: Content is protected !!