Indeks

IHSG Diprediksi Uji Level 7.000, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini!

IHSG Melemah 1,52 Persen, Berikut Rekomendasi Saham dari Sejumlah Broker
Ilustrasi Saham (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguji level psikologis 7.000 pada perdagangan hari ini, Selasa (03/06), setelah sehari sebelumnya ditutup melemah tajam.

Pada perdagangan Senin (02/06), IHSG anjlok 1,54% atau 110,75 poin ke level 7.065,07. Sejumlah saham perbankan besar seperti BBRI dan BBCA turut menyumbang tekanan.

Hari ini, IHSG dibuka di level 7.134,49, bergerak dalam rentang 7.035,84 (terendah) hingga 7.152,91 (tertinggi).

Nilai transaksi mencapai Rp22,21 triliun, dengan volume perdagangan sebesar 25,91 miliar saham dan frekuensi 1,43 juta kali.

Dari total 960 saham yang diperdagangkan, 468 melemah, 209 menguat, dan 283 stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.252 triliun.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan IHSG masih dalam tekanan jual dan berpotensi melanjutkan koreksi. Menurutnya, saat ini IHSG berada di awal wave B dari wave A, sehingga koreksi ke area 6.713–7.035 masih mungkin terjadi.

“Meski ada peluang penguatan, pergerakan IHSG diperkirakan akan terbatas di kisaran 7.088–7.112,” ujar Herditya dalam risetnya, Selasa (03/06).

Ia memproyeksikan level support IHSG berada di 7.009 dan 6.945, dengan resistance di 7.263 dan 7.324.

Saham Rekomendasi Hari Ini

Beberapa sekuritas telah mengeluarkan rekomendasi saham unggulan untuk perdagangan hari ini:

MNC Sekuritas :

  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  • PT Bali Towerindo Sentra Tbk (WIFI)
  • PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

Pilarmas Investindo Sekuritas :

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

Rekomendasi lainnya :

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
  • PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!
Exit mobile version