kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Dibuka Menguat, Namun Rentan Koreksi Usai Penurunan BI Rate

IHSG Naik di Tengah Sentimen Global, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
Ilustrasi Saham (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya di awal perdagangan Kamis (22/05). Namun, potensi koreksi tetap membayangi pasar setelah keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan ke level 5,5%.

Data RTI Business menunjukkan, IHSG mengawali perdagangan hari ini dengan kenaikan sebesar 23,24 poin atau 0,33% ke posisi 7.165,7.

Sepanjang sesi pagi, indeks bergerak dalam kisaran 7.158 hingga 7.174. Dari total saham yang diperdagangkan, 209 saham mencatatkan penguatan, 104 saham terkoreksi, dan 237 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp12.457 triliun.

Penguatan IHSG hari ini turut didorong oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 0,26% ke level Rp9.725, disusul saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang menguat 0,47% ke posisi Rp4.280.

Selain itu, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatat lonjakan signifikan sebesar 3,78% ke level Rp3.020, dan saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) naik 1,99% ke level Rp155.000 per saham.

Namun tidak semua saham bergerak positif. Beberapa saham mengalami tekanan, seperti saham PT Amman Mineral International Tbk. (AMMN) yang turun tipis 0,73% ke posisi Rp6.850.

Saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) juga melemah 0,36% ke Rp1.390, dan saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) terkoreksi cukup dalam 4,73% ke level Rp1.310.

Analis MNC Sekuritas memperingatkan bahwa potensi pelemahan IHSG tetap terbuka. Berdasarkan analisis teknikal, pergerakan indeks saat ini diperkirakan berada di akhir wave (v) dari wave [a], yang menunjukkan bahwa ruang penguatan mulai terbatas.

“Area penguatan IHSG diperkirakan akan menguji level 7.218 hingga 7.227. Namun demikian, investor perlu mewaspadai potensi koreksi ke kisaran 6.713–7.031,” tulis tim analis dalam risetnya.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksi bergerak dalam rentang support di level 6.913 hingga 7.009, dan resistance di kisaran 7.263 hingga 7.324. Dalam situasi ini, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness pada saham-saham pilihan seperti BBNI, DOID, EXCL, dan MIDI.

Sementara itu, Tim Analis BRI Danareksa Sekuritas mengaitkan penguatan IHSG sebelumnya dengan respons pasar terhadap langkah BI menurunkan suku bunga acuan. IHSG pada Rabu (21/5/2025) ditutup menguat 47,85 poin atau 0,67% ke posisi 7.142,46. Secara year-to-date, indeks telah naik 0,88%.

Analis BRI Danareksa menilai IHSG masih mencoba menembus resistance MA200 yang berada di level 7.145, dengan support terdekat pada 7.038. Dalam situasi ini, saham-saham seperti BSDE, INCO, dan MEDC direkomendasikan untuk dibeli, sementara SRTG disarankan untuk dijual.

Dengan kondisi pasar yang dinamis, para investor diimbau tetap selektif dalam memilih saham, serta mempertimbangkan risiko koreksi jangka pendek di tengah sentimen suku bunga dan teknikal indeks.

Berikut rekomendasi saham hari ini yang dirangkum dari sejumlah broker.

BRI Danareksa Sekuritas
– BSDE
– INCO
– MEDC

BNI Sekuritas
– BKSL
– BFIN
– NCKL
– DKFT
– MDKA
– PGAS

Phillip Sekuritas
– AMMN
– PNLF
– AKRA

MNC Sekuritas
– BBNI
– DOID
– EXCL
– MIDI

CGS International Sekuritas
– BBRI
– BMRI
– BBNI
– BTPS
– AADI
– ERAA

Phintraco Sekuritas
– INCO
– HRUM
– AKRA
– RAJA
– MYOR

Panin Sekuritas
– ICBP
– INDY
– UNTR
– JSMR

Mirae Asset Sekuritas
– AMMN
– ASII
– EXCL
– MAPI
– TBIG
– ARCI
– SMRA
– SSIA

Samuel Sekuritas
– BMRI
– BBNI
– ASII
– ERAA
– ANTM
– INDF

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!