KabarMakassar.com — Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang belakangan semakin sering terjadi di wilayah Kabupaten Gowa.
Imbauan ini disampaikan usai meninjau langsung lokasi terdampak angin puting beliung di dua kecamatan, Selasa (07/10).
Dalam kunjungan tersebut, Darmawangsyah yang didampingi Ketua TP PKK Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga di Desa Pabentengang, Kecamatan Bajeng, dan Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga. Bantuan yang disalurkan berupa logistik, selimut, beras, tikar, dan perlengkapan anak-anak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat. Bantuan ini kami serahkan melalui camat dan kepala desa untuk segera disalurkan kepada warga terdampak,” ujar Darmawangsyah.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah tengah menyiapkan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang tempat tinggalnya rusak akibat bencana tersebut.
“Tim sudah melakukan pendataan, dan tindak lanjut perbaikannya akan segera dilakukan,” tambahnya.
Darmawangsyah menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti angin kencang dan banjir.
Ia meminta pemerintah kecamatan dan desa untuk aktif memberikan edukasi mitigasi bencana kepada warga.
“Kami minta seluruh jajaran di bawah untuk terus mengedukasi masyarakat tentang langkah-langkah pencegahan. Musim pancaroba ini sangat rentan, jadi kewaspadaan harus ditingkatkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Gowa Wahyuddin mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan 120 paket sembako untuk didistribusikan di tiga kecamatan terdampak, yaitu Bontomarannu, Bajeng, dan Pallangga.
“Hari ini kami salurkan 120 paket bantuan sembako kepada warga terdampak. Ini merupakan bagian dari respons cepat Pemkab Gowa terhadap bencana yang terjadi kemarin,” jelasnya.
Berdasarkan data BPBD, bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras terjadi pada Senin (6/10) sekitar pukul 15.00 WITA, dan berdampak pada 265 kepala keluarga (KK) dengan 334 unit rumah mengalami kerusakan.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Wabup Gowa turut didampingi Dandim 1409 Gowa, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Gowa, serta para camat dan kepala desa di wilayah terdampak.
Pemkab Gowa memastikan langkah penanganan darurat terus dilakukan secara terpadu, termasuk pemulihan rumah warga dan penyaluran bantuan bagi keluarga terdampak, sambil memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi ancaman cuaca ekstrem ke depan.













