KabarMakassar.com — Kinerja pendapatan daerah Kota Makassar menunjukkan tren positif menjelang akhir tahun 2025.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mencapai Rp116,7 miliar atau sekitar 76 persen dari target, angka yang sudah menyamai capaian tahun lalu meski masih tersisa dua bulan masa anggaran.
Kepala Bapenda Makassar, Andi Asminullah, mengatakan pencapaian ini tidak lepas dari optimalisasi pelayanan serta kemudahan akses pembayaran pajak bagi masyarakat. Ia menilai tren penerimaan pajak tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Progres pajak daerah sudah di 74 persen lebih. Untuk PAD totalnya 76 persen atau Rp116,7 miliar. Itu sudah sama dengan capaian tahun kemarin, padahal masih ada waktu dua bulan. Kami optimistis tahun ini akan lebih baik,” ujar Asminullah, Senin (03/11).
Menurutnya, Bapenda terus melakukan inovasi melalui berbagai program jemput bola, termasuk menghadirkan layanan pembayaran pajak di lokasi kegiatan Goro (Gotong Royong) dan membuka loket-loket pembayaran di sejumlah pusat perbelanjaan. Langkah tersebut berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak lebih awal.
“Progres pembayaran pajak dari masyarakat meningkat signifikan dibandingkan tahun kemarin. Month-to-month, tren kita naik,” tambahnya.
Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga mencatatkan hasil menggembirakan. Hingga awal November, realisasinya telah mencapai 93 persen, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.
“Alhamdulillah, progres PBB kita saat ini sudah 93 persen. Setelah jatuh tempo, loket di mal sudah kita tarik ke kantor, tapi pembayaran tetap bisa dilakukan hingga akhir tahun. Hanya saja yang terlambat dikenakan denda 1 persen,” jelas Asminullah.
Bapenda Makassar terus memperkuat pelayanan publik melalui perluasan sistem pembayaran digital, optimalisasi kanal layanan di lapangan, serta peningkatan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.
“Setiap rupiah pajak yang dibayarkan warga akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Itu sebabnya kami dorong masyarakat melunasi kewajibannya sebelum akhir tahun,” tegas Asminullah.
Sementara itu, Kabid Koordinasi dan Pengawasan Bapenda Makassar, Zamhir Islamie Hatta, menyebut tingkat kepatuhan wajib pajak tahun ini meningkat tajam. Jika pada tahun-tahun sebelumnya capaian PBB di masa jatuh tempo hanya 80 persen, kini sudah melampaui 90 persen.
“Kesadaran masyarakat membayar pajak makin tinggi. Kita yakin target PBB bisa tercapai sebelum tutup tahun,” kata Zamhir.
Bapenda tetap menyediakan layanan pembayaran hingga akhir tahun dan mengimbau masyarakat agar segera menyelesaikan kewajiban pajaknya untuk menghindari denda.
“Dendanya 1 persen,” singkatnya














