KabarMakassar.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan untuk sementara waktu menempati kantor baru di kompleks Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bina Marga Pemprov Sulsel di Jalan AP Pettarani.
Pemilihan lokasi kantor sementara sebelumnya sempat mengerucut pada tiga alternatif. Ketiga lokasi itu yakni kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan, kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel di Jalan Manunggal, serta kompleks Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) di Jalan AP Pettarani.
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menegaskan bahwa status penggunaan gedung tersebut bukan sewa, melainkan pinjam pakai. Hal ini diputuskan sebagai solusi sementara sambil menunggu proses pembangunan ulang kantor DPRD selesai.
“Gedung ini punya Dinas PU dan Bina Marga, kita dalam posisi pinjam pakai sementara selama gedung kami dalam masa rehabilitasi dan pembangunan ulang lagi,” kata Cicu, sapaan akrabnya, Senin (08/09).
Meski masih bersifat sementara, Cicu memastikan aktivitas kelembagaan tetap berjalan normal. Seluruh kegiatan, termasuk rapat komisi, fraksi, pimpinan hingga paripurna, akan tetap dilakukan di lokasi baru ini.
Menurutnya, kepindahan ini tidak serta-merta bersifat permanen. DPRD masih membuka kemungkinan untuk pindah ke gedung lain apabila ada perkembangan atau pertimbangan baru yang lebih representatif ke depan.
“Sejauh ini kita di sini dulu, kalaupun ada perkembangan ke depannya kita akan tempati gedung yang lain, itu akan kita pikirkan bersama. Tetapi untuk sekarang ini kita di sini dulu berkantor. Komisi, fraksi, dan pimpinan serta paripurna di sini, sekretariat juga,” ujarnya.
Terkait fasilitas, dia menegaskan bahwa yang terpenting bagi DPRD adalah ketersediaan sarana yang cukup untuk menunjang kinerja.
Selama fasilitas dapat digunakan dengan baik dan mendukung efektivitas kerja, pihaknya menilai tidak ada persoalan yang perlu dipersoalkan.
“Artinya sih untuk kami teman-teman DPR selama bisa digunakan, selama representatif, saya pikir tidak ada persoalan terkait dengan fasilitas. Kami yang penting bisa bekerja maksimal,” pungkasnya.













