kabarbursa.com
kabarbursa.com

Cuaca Ekstrem, Sekolah Diimbau Bentuk Tim Satgas Antisipasi Bencana

(Foto : Int).

KabarMakassar.com — Pendidikan Kota Makassar memberikan imbalan agar pihak sekolah menengah pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) untuk membentuk tim satuan tugas (Satgas) antisipasi bencana.

Hal itu menyusul musim penghujan mengakibatkan cuaca ekstrem melanda Makassar dan hampir seluruh kabupaten di Sulawesi Selatan. Dimana peringatan dini juga disampaikan oleh BMKG wilayah Makassar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin saat dikonfirmasi KabarMakassar.com, Rabu (24/1) menuturkan bahwa Tim Satgas dibentuk dalam rangka siaga bencana selama musim penghujan yang melanda Kota Makasssar.

Dimana ia mengatakan tim satgas antisipasi bencana di sekolah ini terdiri dari para guru yang ada di masing-masing sekolah.

“Jadi nanti dipantau oleh satgas itu. Kami kan sudah menghimbau, jadi semua sekolah membentuk tim satgas untuk siaga,”ujarnya.

Muhyiddin mengatakan jika kondisi sekolah tidak memadai untuk melakukan aktivitas belajar mengajar akibat musim penghujan.

Misalkan, terjadi genangan atau banjir maupun kondisi cuaca yang ekstrem maka dapat dilakukan pembelajaran daring. Baca juga: Tiap Tahun Korban Banjir Mengungsi ke Masjid.

“Kalau kondisi memang tidak memungkinkan untuk belajar, maka dilakukan proses daring,” ungkap Muhyiddin.

Meski begitu, pembelajaran daring yang dilakukan tidak diterapkan oleh semua sekolah, tergantung pada kondisi dan kebijakan masing-masing sekolah.

Ia pun menyebut proses belajar mengajar tetap berjalan meski kondisi cuaca di Kota Makassar tak bersahabat.

“Tapi ini kan tidak semua sekolah. Kita melihat cuaca kalau memang cuaca tidak memungkinkan untuk proses belajar offline jadi kita lakukan secara daring,” tutup Muhyiddin.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Makassar memberikan peringatan dini kemungkinan akan terjadinya gelombang tinggi di perairan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pantauan KabarMakassar.com, intensitas di Makasssar dan sejumlah kabupaten/kota juga mengalami intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir ini. Sungai di Tello, Kecamatan Tamalanrea tampak air pasang laut cukup naik menyebabkan beberapa wilayah terendam.

Dimana hal itu diumumkan melalui akun Instagram resminya @bmkg_maritim.makassar, 22 hingga 25 Januari 2024 akan terjadi gelombang tinggi.

“Berikut kami sampaikan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Wilayah Perairan Sulawesi Selatan Berlaku 22 Januari 2024 Pukul 20.00 WITA – 25 Januari 2024 Pukul 20:00 WITA,”kutip pada unggahan BMKG Makassar.

error: Content is protected !!