KabarMakassar.com — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pertemuan tentang penyamaan persepsi pengurus bersama TP PKK Kabupaten/Kota se-Sulsel secara hybrid, pada Jumat (25/04).
Kegiatan tersebut berlangsung secara luring dari Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, serta diikuti secara virtual oleh TP PKK Kabupaten/Kota se-Sulsel.
Tujuan dari agenda tersebut guna meningkatkan koordinasi dan pemahaman bersama terkait gambaran umum dan program kerja TP PKK Sulsel Periode Kepengurusan 2025-2030.
Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, menyampaikan pentingnya peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pemenuhan sandang, penyediaan rumah sehat layak huni, tata laksana rumah tangga yang baik, peningkatan kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.
“Modernisasi organisasi PKK memungkinkan kita semua bisa mengambil peran strategis dalam pemberdayaan keluarga, pemberdayaan masyarakat, dan bagaimana menciptakan generasi-generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” paparnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan kesamaan persepsi, visi, dan misi program yang dilakukan antara Pengurus Pusat, Provinsi, serta kabupaten/kota.
Pemaparan materi kemudian dilaksanakan oleh TP PKK Sulsel, di antaranya, Sekretaris I TP PKK Sulsel, Zulfitriany Dwiyanti Mustaka yang memaparkan tentang Penyamaan Persepsi Tugas dan Fungsi TP PKK Sulsel serta kerangka pikir Gerakan Nasional Keluarga Pelopor Perubahan.
Selain itu, terdapat pemaparan program TP PKK Sulsel oleh Pokja I, Nurhayati Azis, Pokja II, Prof. Sri Astuty Thamrin, Pokja III, Prof. Sri Suro Adhawaty serta Pokja IV, drg. Aisyah.
Usai pemaparan program dilaksanakan, maka acara dilanjutkan dengan sesi diskusi serta tanya-jawab bersama TP PKK kabupaten/kota.
Dengan penyamaan pemahaman terhadap program kerja periode 2025 sampai dengan 2030, maka seluruh elemen PKK diharapkan mampu bergerak selaras dan terkoordinasi hingga ke tingkat masyarakat.













