kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kenali Buah Pangi, Paduan Bumbu Masakan Khas Orang Toraja

KabarMakassar.com — Buah pangi menjadi pelengkap masakan nusantara, buah pangi ini sangat tepat bagi masakan-masakan berkuah dan dilengkapi irisan atau potongan daging. Tak heran jika pangi menjadi bumbu favorit di Toraja dalam setiap masakan khasnya seperti "Tollo Pammarrasan". 

Buah pangi merupakan jenis tanaman Pangium Edule, hampir semua buah ini memiliki kegunaan karena mulai dari kayu, kulit kayu, daun sampai pada buahnya dapat dimanfaatkan. Tidak hanya sebagai pelengkap masakan, tetapi tumbuhan ini juga bisa dimanfaatkan untuk korek api, obat antiseptik, pemusnah hama, pencegah parasit, tuba/racun ikan, pengawet daging dan ikan segar, bahkan pengganti minyak kelapa.

Jenis tumbuhan ini tersebar diseluruh wilayah nusantara, pohon ini tumbuh secara liar dibawah ketinggian 1000 m diatas permukaan laut. Dalam kurun waktu beberapa tahun belakang ini, keberadaan Pangium edule mulai diminati masyarakat karena banyak manfaat yang didapat. Namun demikian keberadaan dan manfaat pohon Pangium edule ini belum cukup dikenal oleh masyarakat luas, oleh karena itu informasi singkat mengenai pohon Pangium edule perlu disebarluaskan agar masyarakat tertarik untuk membudidayakan tumbuhan ini.

Buah pangi juga dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan baik sebagai makanan ringan (dodol pangi), bumbu penyedap berbagai masakan maupun dibuat sebagai sayur pangi. Buah Pangi yang besarnya dapat menyamai besarnya buah kelapa terdiri dari lima kompenen yaitu, Kulit buah, Daging Buah, Daging Biji, Tempurung Biji, Isi Biji.

Komponen buah pangi yang dapat dimanfaatkan hingga saat ini sebagai bahan makanan setelah melalui proses tertentu ialah daging buah dalam bentuk produk bahan sayuran dan kaloa daging biji dalam bentuk bumbu masak.

Nutrisi yang terdapat dalam buah pangi di antaranya adalah zat besi, vitamin C, vitamin B1, fosfor, kalium dan kalsium. Namun hati-hati, kluwek juga mengandung asam sianida, sejenis racun yang dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi secara langsung.

Pastinya, mengkonsumsi pangi berlebihan dapat membuat kita mabuk, mabuk kepayang. Tak heran pula jika inilah muncul istilah mabuk kepayang dari buah ini. Karena buah pangi ini juga memiliki berbagai nama lokal beragam seperti kepayang, kluwek, kelua, atau pucung.

error: Content is protected !!