KabarSelatan.id — suasana Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Bulukumba, berubah haru,pada Selasa (15/3/2022) sore.
Seorang pria bernama bernama Amiluddin (46), warga kelurahan tanah Jaya, Kecamatan Kajang, Bulukumba. menghembuskan nafas terakhirnya di Kantor Disdukcapil Bulukumba saat Melakukan Proses Perekaman E-KTP
Salah satu warga di lokasi kejadian, Wahyudi, menjelaskan, bahwa Amiluddin menghembuskan nafas terakhirnya di atas mobil pelayanan capil.
Di atas mobilki meninggal waktu sementara perekaman. Waktu datang di capil memang agak lesu dan lemas kelihatannya," kata wahyudi
Informasi yang dihimpun, Amiluddin melakukan perekaman KTP Elektronik di Disdukcapil untuk mengurus kartu BPJS.
Amiluddin diketahui akan menjalani operasi dalam waktu dekat. Karena tak memiliki biaya, ia izin mengurus BPJS. Syarat utama kepengurusan BPJS adalah memiliki KTP Elektronik.
Sementara itu dijejaring sosial Facebook beredar Beberapa Video salah satunya Akun milik Imha Nurhalima hafsin memperlihatkan tampak keaddan Korban terlihat Sangat Lemas didampingi seorang wanita saat Melakukan Proses Perekaman didalam Mobil Disduk capil
Tak berapa lama korbanpun akhirnya dipapah keluar dan tak sadarkan diri hingga diketahui telah meninggal dunia
Seorang wanita terlihat sambil menagis dan mengatakan bahwa korban sebelumnya dirawat dirumah sakit dan harus menjalani oprasi namun tak memiliki KTP jadi keluar untuk melakukan Perekaman E-KTP
Sementara itu Kabag Humas RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba ST Daharia saat dikonfirmasi membantah adanya dugaan Rumah sakit menelantarkan Pasien karna Pasien diketahui Telah dirawat sejak tanggal 12 Maret Lalu hingga siang tadi 15 Maret dan meminta pulang pada pukul 13.30
" Sebelumnya kami turut Berduka cita' atas meninggalnya Almarhum pasien dirawat di perawatan melati dengan diagnosa Ileus Obstruksi dan Dirawat selama tiga hari dan Pulang atas permintaan sendiri
St Daharia juga menambahkan bahwa keluarga dan pasien juga telah diberikan Edukasi terkait kondisi pasien agar tidak pulang namun Keluarga yang meminta untuk dipulangkan jadi tidak benar bahwa pasien tersebut tidak dilayani tutupnya"
Sementara itu Saat ini, jasad Amiluddin telah di bawa ke ruang jenazah RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba.













