kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Terobos Banjir, Sejumlah Kendaraan Mogok di Jembatan Daima

KabarSelatan.id — Akibat curah hujan yang tinggi, beberapa ruas jalan di Kabupaten Jeneponto terendam banjir. 

Peristiwa itu diperparah lantaran akses jalan penghubung dari beberapa wilayah tak bisa dilalui kendaraan.

Salah satu akses yang tak bisa dilalui kendaraan yakni jembatan yang berlokasi diperbatasan Kampung Daima dengan Desa Karelayu.

Kepala Desa Karelayu Rasul Umar menjelaskan jika banjir yang menutup akses jembatan Daima terjadi setiap tahun.

" Sudah langganan, apabila hujanya deras maka jembatan ini tak bisa dilalui warga hingga kendaraan yang ingin melintas ke wilayah Gowa," ujarnya kepada tim Kabarselatan.id, Senin (21/2).

Hal itu juga ditengarai karena meluapnya air sungai Daima yang terhubung dari beberapa sungai di Kecamatan Tamalatea.

" Air sungai meluap mengakibatkan air naik hingga menutupi jalan bahkan banjir disinyalir berasal dari air kiriman dari wilayah pegunungan," jelas Rasul.

Untuk mengantisipasi hal itu, ia pun turun langsung kelokasi untuk mengingatkan ke sejumlah pengendara agar tak melintasi jalan tersebut.

" Bagi pengendara dimohon bersabar hingga airnya surut karena ini menyangkut keselamatan mereka sendiri," pintanya.

Dari pantauan Kabarselatan dilokasi ada beberapa pengendara yang harus rela mendorong kendaraannya karena mogok akibat menerobos banjir.

Hal senada diungkapkan Sertu Nurdin Bhabinsa yang bertugas di Kecamatan Bonto Ramba itu mengatakan seluruh akses penyeberangan tidak bisa dilalui.

" Hampir seluruh jembatan penghubung yang tembus ke Bonto Ramba dan Gowa tak bisa dilalui kendaraan seperti Jembatan Daima, Jembatan Kasipinga, Ta'binjai dan Maero," terangya.

Oleh karena itu, ia meminta warga agar tak melintasi jembatan yang terdampak.

" Kami selaku Bhabinsa diwilayah berharap supaya warga tak melintasu jalan yang terkena banjir," tutup Nurdin.

error: Content is protected !!