kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dampak PMK, IKMS Berikan Pemahaman ke Peternak

KABARBUGIS.ID – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi atensi bagi peternak. Menanggapi hal itu, Ikatan Keluarga Mahasiswa Sinjai (IKMS) menggelar Aksi Bakti Desa IKMS (ABDI).

ABDI sendiri merupakan sosialisasi bahaya PMK pada ternak, seperti sapi. Sosialisasi yang diikuti setidaknya sekitar 50 peternak dan pedagang tersebut dilakukan di Aula Kantor Desa Bulu Tellue, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Senin (1/8).

Ketua umum IKMS DPW-I, Muh Mustaqim Tinulu menyampaikan bahwa penempatan lokasi ABDI di Desa Bulu Tellue dikarenakan desa tersebut berada di tengah-tengah desa terjangkit PMK berdasarkan data statistik DPKH Sinjai.

"Kita melihat dari data statistik dinas peternakan persoalan perkembangan PMK, trus awal mulanya PMK di kabupaten Sinjai kan di kecamatan Bulupoddo, terus sudah ada tiga desa yang terjangkit di Bulupoddo ada desa Tompo Bulu, Duampanuae dan Lamatti Riattang. Jadi, kami inisiatif untuk mengambil desa yang berada di tengah-tengahnya ketiga desa ini, jadi desa Bulu Tellue, menurut info penyebabaran PMK bisa terbang sampai 10 km dari jarak hewan terjangkit," jelasnya kepada Tim KabarBugis.id saat dimintai keterangan via WhatsApp, Senin (1/8) malam.

Lanjut, Takim menyampaikan bahwa sosialisasi lebih ditekankan pada pengenalan gejala-gejala PMK agar kedepannya peternak bisa melaporkan ke pihak terkait jika ditemukan gejala pada ternak mereka. Selain itu antusias masyarakat dinilai sangat baik.

"Cuaca juga tidak jadi penghalang untuk menghadiri kegiatan padahal hujan dan ketika penyuluhan itu berlangsung peserta sangat aktif berinteraksi dengan penyuluh/pemateri , artinya sangat-sangat mengapresiasi dan merespon dengan baik," lanjutnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala DPKH Sinjai, Burhanuddin dengan harapan adanya sosialisasi sperti ini, masyarakat akan lebih mudah paham terkait PKM.

error: Content is protected !!