KabarMakassar.com — Belasan warga Pulau Karanrang, Kabupaten Pangkep hingga saat ini masih mendapat perawatan medis di RS Batara Siang.
Sebagian besar diantaranya terdiagnosis terkena serangan kuman Typhoid akibat adanya kontak yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.
Sebanyak 12 pasien dari 17 orang yang sebelumnya dilarikan ke rumah sakit masih mendapatkan penanganan medis.
Hal ini disampaikan langsung Dirut RSUD Batara Siang dr.Sri Nurul Hidayah, kepada team KabarMakassar, Jumat (10/2).
"Jumlah pasien sementara dirawat ada 12 orang yang lain terdiagnosis Typhoid dan dua orang belum diketahui karena hasil laboratoriumnya belum keluar dan ada yang sudah keluar hasilnya tapi tidak mendukung typhoid ada satu juga demam dan cacingan ada satu lagi terindikasi tifoid dan cacingan itulah muntah karena panasnya tubuhnya sehingga cacing dalam tubuh tidak tahan dan berusaha cari tempat sejuk," pungkasnya.
Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa sejak Januari warga sudah merasakan gejala seperti ini dan dibawa ke rumah sakit dan dari hasil diagnosa pasien sebagian besar warga pulau yang dilarikan ke rumah sakit ini terinfeksi kuman typhoid mereka di duga terinfeksi dari salah satu Warga pulau yang mengidap kuman typhoid dan terkena atau kontak dengan warga lainnya hingga terjadi penularan.
"Warga sudah merasakan gejala muntah sejak Januari dan sebenarnya sudah ada yang masuk rumah sakit semua jumlahnya sampai sekarang sekitar 22, delapan sudah sembuh diagnosis typhoid dan ada dua meninggal. Mungkin di satu rumah ada mengidap kuman tifoid terus di tulari ke anak-anak dan keluarganya yang sering datang" jelasnya.
Sebagai upaya penanganan atas serangan kuman typhoid tersebut pada warga Pulau Karanrang, pemerintah setempat melalui Dinas Kesehatan tengah melakukan pemberian obat massal kepada warga.













