kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

KPU Terima Kunjungan Pemuda Katolik Komcab Tator

KabarMakassar.com — Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Tana Toraja (Tator) melakukan kunjungan audience ke kantor KPU Tana Toraja dan diterima langsung oleh Ketua KPU Tana Toraja Rizal Randa di dampingi komisioner KPU lainnya dan sekretaris KPU, Rabu, (13/07).

Dalam kunjungan yang berlangsung kurang lebih satu setengah jam dan diskusi yang seruh dan menarik, Ketua KPU menyambut baik kehadiran Pemuda Katolik Tana Toraja yang berinisiatif meminta audience dimana saat yang paling tepat KPU sedang membangun komunikasi ke berbagai kelompok khusunya organisasi kemasyarakatan (ORMAS) agar dapat bersama-sama mengambil peran dalam menyongsong tahun 2023-2024 sebagai tahun politik sangat diharapkan partisipasi dari berbagai pihak. 

Selama diskusi berlangsung, Ketua KPU menyampaikan problem baru yang akan dihadapi oleh penyelenggara yaitu dengan durasi waktu yang cukup panjang Pemilu dan dilanjutkan kepilkada serentak.

Hadir dari pemuda Katolik Ketua, Joni Matalangi bersama 5 rekan pengurus lainnya masing-masing ketua bidang serta biro Politik & Pemerintahan, ketua bidang pemberdayaan Perempuan yang juga kepala lembaga di salah satu desa di kecamatan simbuang, Wakil sekretaris & Biro Politik dan Pemerintahan.

Ketua Pemuda Katolik, Joni menyampaikan rasa syukur dan terimakasih dan hormat kepada pihak KPU khususnya Ketua dan seluruh pihak yang bersedia menerima permohonan audience Pemuda Katolik Tana Toraja.

Ia mengatakan, Pemuda Katolik memandang bahwa pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat yang dihadirkan sebagai instrumen untuk memastikan adanya transisi dan rotasi kekuasaan berjalan secara demokratis. 

"Pemilu juga sebagai sarana kontrol publik untuk mendorong akuntabilitas dan kontrol publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan negara," ungkapnya. 

Lebih lanjut, ia menuturkan, teradapat beberapa kondisi aktual menuju Pemilu dan Pilkada tahun 2024 diantaranya ancaman ideologi yang mengganggu Pancasila, potensi gangguan stabilitas politik (politisasi agama, politikuang, hoaks dan ujaran kebencian dan kondisi ekonomi yang belum stabil dikarenakan pandemi Covid.

"Makadari itu, Pemuda Katolik berkomitmen untuk mengambil bagian dalam proses menuju tahun politik baik Pemilu dan Pilkada tahun 2024," pungkasnya. 

Berikut sejumlah hal yang kiranya kedepan perlu disikapi dan menjadi fokus program Pemuda Katolik yaitu;

1. Melakukan konsolidasi partisipasi kader di seluruh Indonesia dalam mewujudkan Pemilu danPemilihan 2024 yang berintegritas dan bermartabat. 

2.Mendorong peningkatan literasi politik dan kepemiluan kepada masyarakat

2. Mendukung penyelenggara pemilu untuk bekerja secara baik dan profesional dan siap berkolaborasi dengan Bawaslu di berbagai tingkatan.

3. Mengajak seluruh komponen bangsa untuk turut serta menciptakan situasi dan kondisi aman dan damai baik menjelang, selama dan paska Pemilu dan Pemilihan 2024. 

4. Pemuda Katolik terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif sebagai upaya menggugah kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya kerawanan pemilu di daerahnya masing-masing.

Sementara Kabid Politik & Pemerintahan Pemuda Katolik, Yulianus menambahkan, selain sebagai instruksi dari Pengurus Pusat, Pemuda Katolik serentak bergerak menginisiasi adanya Lembaga Pemantau Pemilu.

"Pemuda Katolik secara Nasional mencakupi wilayah pemantauan di seluruh Indonesia dengan melibatkan Pengurus Komisariat Daerah dan Pengurus Komisariat Cabang sehingga kedepan sangat dimungkinkan ada kerjasama dari kedua lembaga ini yakin KPU  dan Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja berupa MoU," pungkasnya.

error: Content is protected !!