KabarMakassar.com — Penjualan masker terpantau ikut turun pasca pelonggaran kebijakan penggunaan masker di luar ruangan di umumkan Presiden Joko Widodo pada Selasa, 17 Mei 2022 kemarin.
Dari pantauan di lapangan, pedagang masker mulai mengeluhkan penurunan penjualannya akibat pelonggaran kebijakan penggunaan masker.
Salah satu pedagang masker di Jalan Urip Sumoharjo, Suardi menyebut saat ini penjualannya hanya sekitar dua hingga tiga kotak per hari padahal sebelumnya ia dapat menjual hingga 10 kotak per hari nya.
"Mulai turun iya karena sekarang dua tiga kotak mami laku," ungkapnya, Senin (23/05).
Selain itu, jika dibandingkan dengan penjualan tahun lalu, Suardi mengaku dapat menjual hingga 35 kotak sehari namun makin kesini penjualan terus menurun.
"Kalau tahun lalu laku sekali 30 sampai 35 kotak," sambungnya.
Selain itu harga jual masker saat ini juga terus mengalami penurunan bahkan diobral mulai Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per kotaknya.
Diketahui, kondisi saat ini mulai memasuki endemi dari masa pandemi covid-19. Hal ini lantaran sejumlah kebijakan kelonggaran mulai dilakukan pemerintah salah satunya dengan pelonggaran kebijakan penggunaan masker yang tidak wajib pada saat di luar ruangan.
Meski begitu, untuk wilayah Kota Makassar sendiri belum menerapkan kebijakan pelonggaran masker, hal ini lantaran masih menunggu kebijakan dan edaran Walikota Makassar.
Sementara itu, salah seorang warga, Anwar mengaku saat ini hanya menggunakan masker pada saat berkendara.
Ia mengaku tidak lagi khawatir dan was-was melihat kasus penularan di Kota Makassar terus menurun.
"Kalau masker yah paling kalau naik motor kayak sekarang, kalau selain itu jarang mi pakai karena tidak ada mi juga covid sekarang," pungkasnya.













