KabarMakassar.com — Mengalami kerusakan parah, warga memblokir Jalan Poros Burung-burung, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemblokiran diketahui dilakukan sejak Senin, 04 April 2022.
Pemblokiran dilakukan sebagai bentuk protes warga sekitar dan menuntut dilakukannya perbaikan terhadap Jalan Poros Burung-burung yang telah rusak sejak tahun 2019.
Salah satu warga, Jumsah Dg. Sikki (45) menjelaskan pemblokiran tersebut dilakukan warga sekitar sejak Senin, 04 April 2022 subuh dan merupakan inisiasi bersama sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.
"Habis sholat shubuh warga bersama-sama menutup ini jalan karena sudah lama rusak dilalui tanpa ada perbaikan," ungkapnya, Selasa (05/04)
Kondisi jalan Poros Burung-burung memang mengalami kerusakan parah, terdapat ratusan lubang menganga yang dapat membahayakan para pengendara apalagi saat hujan turun.
Ia menyebut sekitar 8 Km Jalan Poros Burung-burung mengalami kerusakan parah dan pada saat musim hujan akan tampak seperti kubangan sungai.
"Ini kalau hujan kayak sungai, kalau totalnya ada 8 kilometer ini rusak dari Moncongloe 5 Km dari arah Gowa sekitar 3 Km," bebernya.
Berdasarkan pantauan tim KabarMakassar.com, hingga kini para warga masih memblokir jalan menggunakan tumpukan kursi kayu dan sejumlah bambu serta memasang spanduk bertuliskan "Adajikah Itu Gubernur Sulsel" tepat di tengah badan jalan sehingga hanya pengendara motor yang dapat melintas melalui bahu jalan.
Dg. Sikki mengatakan aksi pemblokiran tersebut bakal terus berlangsung hingga alat berat dan bahan diturunkan oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk melakukan perbaikan.
"Kami akan terus memblokir jalan sampai pemerintah ada di sini alatnya untuk perbaiki ini jalan," paparnya.
Selain itu ia menyebut aksi pemblokiran yang dilakukan sama sekali tidak mengundang amarah dari warga sekitar dikarenakan para warga setuju atas pemblokiran yang dilakukan guna adanya perubahan berupa perbaikan yang dilakukan pemerintah.
"Kalau warga disini tidak ada marah karena kita bersama-sama mau blokir tutup ini jalan karena kita mau sama-sama ada perubahan," pungkasnya.
Salah satu pengendara yang melintas, Sultan (34) menyebut jalan penuh lubang yang dilalui membuatnya khawatir dan was-was.
Ia pun berharap pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap Jalan tersebut agar para pengendara merasa nyaman.
"Tentu kita lewat ini terguncang dan khawatir jangan sampai jatuh, kita berharap pemerintah segeralah perbaiki ini jalan karena kita juga merasa nyaman," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Rahman Pina menyebut Jalan Pattalassang yang diblokir warga karena rusak parah harus menjadi perhatian serius oleh Pemprov dan segera ditangani.
"Ini harus menjadi perhatian serius pemprov. Harus segera ditangani, apalagi kerusakannya sudah sangat parah," ungkapnya.
Menurutnya, harus segera dilakukan penanganan darurat menggunakan anggaran pemeliharaan sambil menunggu perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk perbaikan secara menyeluruh.
"Setidaknya untuk penanganan emergency, bisa pake anggaran pemeliharaan sambil menunggu APBD perubahan untuk perbaikan secara menyeluruh," pungkasnya.
Sementara hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Pemerintah Provinsi melalui Dinas PUTR terkait kapan akan dilakukan perbaikan jalan.













