KabarMakassar.com — Polres Takalar bersama sejumlah instansi terkait melakukan pengecekan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi menyusul keluhan masyarakat terkait dugaan kelangkaan pasokan.
Pemeriksaan yang berlangsung pada Selasa (8/9/2026) tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi energi bersubsidi tetap berjalan serta mengidentifikasi penyebab meningkatnya permintaan masyarakat.
Kanit III Tipidter Satreskrim Polres Takalar, Iptu H. Andri Surahman, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama perwakilan Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian Kabupaten Takalar.
Tim gabungan mulai melakukan pengecekan sekitar pukul 10.30 WITA dengan menyasar sejumlah lokasi, di antaranya SPBU Kalabbirang, SPBU Kalampa, serta pangkalan LPG 3 kilogram di wilayah Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.
Di SPBU Kalabbirang dengan kode 74.922.02, pengawas SPBU Ilyas memastikan stok Pertalite dan Biosolar masih tersedia saat dilakukan pemeriksaan.
Kondisi serupa juga ditemukan di SPBU Kalampa. Berdasarkan konfirmasi kepada pengawas SPBU Basir, ketersediaan BBM subsidi masih dalam kondisi aman.
Meski pasokan terpantau tersedia, petugas tetap melakukan pengawasan terhadap antrean kendaraan dan pola distribusi BBM. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak tingginya permintaan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Selain memeriksa SPBU, tim juga melakukan pemantauan terhadap pangkalan LPG 3 kilogram di Jalan Kalabbirang. Dari hasil pengecekan, tersedia sekitar 300 tabung LPG yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp18.500 per tabung.
Pengelola pangkalan menyebut peningkatan konsumsi LPG bersubsidi terjadi selama musim kemarau. Lonjakan permintaan tidak hanya berasal dari kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dari sektor pertanian.
Sejumlah petani disebut menggunakan LPG untuk membantu mengoperasikan mesin pompa air guna memenuhi kebutuhan irigasi sawah dan lahan pertanian yang terdampak musim kemarau.
Polres Takalar bersama instansi terkait memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM dan LPG bersubsidi agar penyalurannya tetap tepat sasaran serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.












