kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

10 Retribusi Baru Masuk Ranperda Pajak Sulsel: Ada GOR Sudiang Hingga Bus Trans Sulsel

10 Retribusi Baru Masuk Ranperda Pajak Sulsel: Ada GOR Sudiang Hingga Bus Trans Sulsel
Wakil Ketua Pansus Andi Anwar Purnomo saat Menyampaikan Laporan di Rapat Paripurna DPRD Sulsel (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memasukkan 10 objek retribusi baru dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Hal itu disetujui dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi pada Rabu (26/08) malam.

Wakil Ketua Pansus Andi Anwar Purnomo, mengatakan penambahan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber penerimaan uang ada di Sulsel.

“Untuk objek retribusi, Pansus menyepakati 10 objek retribusi baru masuk sebagai bagian dari inovasi daerah dalam upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah,” kata Andi Anwar saat menyampaikan laporan Pansus dalam rapat Paripurna.

Sepuluh objek retribusi baru tersebut meliputi pemanfaatan ruang laut, pemanfaatan Kebun Raya Pucak, pemanfaatan GOR Sudiang, Bus Trans Sulsel, produk pengecoran logam, pemanfaatan laboratorium dan pengujian tenaga kerja, pemanfaatan alat berat, pemanfaatan jaringan utilitas, penggunaan aplikasi Baju Bodo, serta layanan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) SMK.

Menurut Andi Anwar, seluruh objek retribusi baru tersebut selanjutnya akan diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk dievaluasi dan melihat bagaimana opsi terbaik dalam pelaksanaannya.

“Keseluruhan objek retribusi baru ini akan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk dilakukan evaluasi,” ujarnya.

Penambahan objek retribusi tersebut diharapkan membuka sumber penerimaan baru sekaligus meningkatkan potensi PAD Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Tentu kita ingin bahwa ini menjadi langkah yang baik untuk menambah PAD kita di Sulsel,” tukasnya.