KabarMakassar.com – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gowa Tahun 2026, Jumat (31/7).
Kegiatan tersebut menjadi awal pembentukan karakter dan kesiapan para calon Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi. Menurutnya, keberhasilan menjadi calon Paskibraka bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk membentuk pribadi yang disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Menjadi Paskibraka merupakan sebuah kehormatan yang tidak dimiliki semua pelajar. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan menunjukkan dedikasi, semangat, dan tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis.
Ia menjelaskan, pendidikan dan pelatihan yang akan berlangsung selama kurang lebih 16 hari tidak hanya berfokus pada latihan baris-berbaris maupun persiapan teknis pengibaran bendera. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda agar memiliki mental yang tangguh, mampu bekerja sama, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
Menurut Darmawangsyah, Bendera Merah Putih yang nantinya dikibarkan merupakan simbol perjuangan para pahlawan dan harapan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, setiap gerakan dan sikap yang ditunjukkan para peserta harus mencerminkan penghormatan kepada bangsa dan negara.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap arahan pembina dan pelatih dengan sungguh-sungguh serta menjadikan setiap tantangan selama pelatihan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Keberhasilan bukan ditentukan oleh siapa yang paling hebat, tetapi oleh siapa yang paling disiplin, paling konsisten, dan mampu menjaga komitmen terhadap tugas yang diemban,” tegasnya.
Darmawangsyah menilai disiplin yang ditanamkan selama pendidikan dan pelatihan akan menjadi bekal penting bagi para peserta, baik dalam menempuh pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun ketika kelak menjadi pemimpin di tengah masyarakat.
Ia berharap para calon Paskibraka mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat, sekaligus menjadi generasi yang mampu menghadirkan solusi, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami berharap momentum ini menjadi pengalaman yang luar biasa dalam kehidupan para calon Paskibraka Kabupaten Gowa. Pemerintah Kabupaten Gowa berharap seluruh peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta mampu melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, dengan penuh tanggung jawab,” kata Darmawangsyah.
Lebih dari sekadar menjadi petugas pengibar bendera, Daremawangsyah Muin berharap ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kedisiplinan yang diperoleh selama pelatihan dapat dibawa ke lingkungan keluarga, sekolah, hingga jenjang pendidikan tinggi.
“Insya Allah, dari para Paskibraka Gowa ini akan lahir generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu menjadi pemimpin yang baik bagi masa depan Kabupaten Gowa maupun Indonesia.” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Gowa juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina, pelatih, panitia, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan.
Mengakhiri sambutannya, Darmawangsyah mengajak seluruh peserta menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semangat persatuan, disiplin, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa. Ia kemudian secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Gowa Tahun 2026.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gowa, Andry Mauritz, mengingatkan seluruh calon Paskibraka untuk menjaga kondisi fisik selama mengikuti pendidikan dan pelatihan. Menurutnya, stamina yang prima, kesehatan yang terjaga, dan kedisiplinan merupakan kunci utama agar seluruh rangkaian latihan dapat dijalani secara maksimal.
“Kami terus mengingatkan adik-adik Paskibraka agar menjaga kesehatan, mengatur stamina, dan mengutamakan kedisiplinan dalam setiap sesi latihan. Dengan kondisi fisik yang baik dan disiplin yang tinggi, mereka akan mampu menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang dengan optimal,” ujar Andry.
Ia menjelaskan, materi dan porsi latihan yang diberikan pada tahun ini secara umum tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, pembinaan karakter dan kedisiplinan tetap menjadi fokus utama dalam membentuk calon Paskibraka yang tangguh, bertanggung jawab, dan siap mengemban tugas sebagai pengibar Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.













