kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Dibuka Menguat, Simak Rekomendasi Saham Broker Hari Ini

IHSG Dibuka Menguat, Simak Rekomendasi Saham Broker Hari Ini
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (16/7).

Tercatat, kenaikan itu terjadi di tengah dominasi sentimen global yang saat ini masih dibayangi oleh ketegangan geopolitik yang ada di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengalami kenaikan sebanyak 28,51 poin atau setara dengan ke posisi 6,056,75 pada pukul 10.00 WITA.

Terdapat 202 saham yang mengalami penguatan, 62 saham yang mengalami pelemahan serta 355 saham yang berada dalam posisi stagnan, dengan nilai transaksi tembus Rp96,87 miliar.

Dimana, hal itu melibatkan sebanyak 183,12 juta saham dalam 38.208 kali transaksi.

Kini, pelaku pasar global serta domestik mencermati rilis serangkaian indikator makroekonomi esensial yang telah dipublikasikan.

Ada pergeseran sentimen yang terjadi usai data menunjukkan perlambatan pada laju pertumbuhan ekonomi China dengan meredanya inflasi di tingkat produsen Amerika Serikat (AS).

Dari sisi internal, Bank Indonesia turut merilis data utang luar negeri yang mampu memberi kepastian atas stabilitas makroekonomi domestik.

Investor kini berfokus pada rilis data konsumsi serta pasar tenaga kerja AS juga data inflasi dari kawasan Eropa.

Berikut disertakan rekomendasi saham yang dirangkum oleh sejumlah broker pada hari Kamis (16/7), yaitu:

MNC Sekuritas

-BBRI, BULL, BUMI dan TINS

CGS International Sekuritas

-ANTM, EXCL, ISAT, LSIP, MYOR dan HMSP

BRI Danareksa Sekuritas

-AADI, KIJA dan BUKA

Phintraco Sekuritas

-BBYB, MAPA, DKFT, LSIP dan HMSP

Panin Sekuritas

-MIKA, ARTO dan INDY

Mirae Asset Sekuritas

-AKRA, BUVA dan PANI

BNI Sekuritas

-BBRI, BREN, AMMN, VKTR, DSSA dan TPIA

Phillip Sekuritas

-ASPR

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!