kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pemkot Pekanbaru Gandeng Makassar, Pelajari Inovasi Digital dan Pemerintahan

Pemkot Pekanbaru Gandeng Makassar, Pelajari Inovasi Digital dan Pemerintahan
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho saat Studi Tiru ke Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Pekanbaru menjadikan Kota Makassar sebagai daerah rujukan untuk mempelajari tata kelola pemerintahan, transformasi layanan publik, hingga digitalisasi perizinan.

Langkah itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kota Pekanbaru di Balai Kota Makassar, Jumat (10/7).

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, disaksikan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dari kedua pemerintah daerah.

Agung Nugroho mengatakan kunjungan ke Makassar dilakukan untuk mempelajari berbagai inovasi yang telah diterapkan pemerintah kota, terutama dalam tata kelola pemerintahan, pengelolaan lingkungan, hingga pelayanan perizinan berbasis digital.

“Kami datang jauh dari Provinsi Riau karena ingin banyak belajar. Kami ingin mempelajari tata kelola pemerintahan, pengelolaan lingkungan, hingga sistem pelayanan perizinan terpadu berbasis digital,” ujar Agung.

Menurutnya, Makassar dipilih karena dinilai berhasil membangun inovasi pemerintahan sekaligus memiliki kinerja fiskal yang baik. Meski memiliki karakteristik wilayah dan jumlah penduduk yang relatif tidak jauh berbeda dengan Pekanbaru, Makassar mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta menghadirkan berbagai terobosan dalam pelayanan publik.

Agung juga mengungkapkan, sebelum menghadiri agenda resmi di Balai Kota, rombongannya berkeliling kota dan berdialog dengan masyarakat mengenai kepemimpinan Wali Kota Makassar.

“Hari ini sebelum ke Balai Kota, kami berkeliling terlebih dahulu dan menanyakan langsung kepada masyarakat tentang kepemimpinan Pak Munafri Arifuddin di Kota Makassar. Dari survei sederhana yang kami lakukan, hampir 95 persen masyarakat menyatakan senang dengan kepemimpinan Pak Munafri Arifuddin,” katanya.

Ia menambahkan, posisi Makassar sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia Timur menjadi alasan lain dipilih sebagai mitra kerja sama.

Menurutnya, tantangan pembangunan yang dihadapi kedua kota memiliki banyak kesamaan sehingga membuka peluang besar untuk saling bertukar pengalaman.

“Kota Makassar kami pilih karena memiliki peran yang sangat strategis sebagai pusat ekonomi di Indonesia bagian timur. Selain itu, tantangan yang dihadapi juga hampir sama dengan Pekanbaru, sehingga sangat memungkinkan dilakukan transfer pengetahuan dan pengalaman antarkota,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pemerintah daerah sepakat memperkuat kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari pengembangan inovasi daerah, percepatan pelayanan publik berbasis digital, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan pelayanan perizinan terpadu satu pintu, hingga pengembangan potensi daerah.

Agung juga menilai latar belakang Munafri Arifuddin sebagai pengusaha menjadi nilai tambah dalam membangun pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi.

“Karena basic Pak Wali juga seorang pengusaha yang sukses, kami berharap bisa banyak belajar agar Pekanbaru juga bisa berkembang seperti Kota Makassar,” ucapnya.

Selain belajar, Pemerintah Kota Pekanbaru turut menawarkan pengalaman inovasi yang telah diterapkan di daerahnya, termasuk percepatan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui sistem digital serta penataan reklame untuk meningkatkan estetika kota.

Agung berharap kerja sama tersebut menjadi ruang saling berbagi praktik terbaik sehingga kedua daerah mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kemandirian fiskal.

“Kami datang ke Makassar untuk belajar. Tetapi kami juga ingin saling berbagi pengalaman. Harapannya, bisa sama-sama berkembang, mempercepat pelayanan publik, meningkatkan kemandirian fiskal, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tukasnya.

error: Content is protected !!