kabarbursa.com
kabarbursa.com

Dua Bocah di Takalar Ditemukan Tewas Mengapung di Septic Tank Proyek Sekolah Rakyat

Dua Bocah di Takalar Ditemukan Tewas Mengapung di Septic Tank Proyek Sekolah Rakyat
TKP. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Warga Dusun Bontosunggu, Desa Parappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, digegerkan oleh penemuan jasad dua bocah di bawah umur pada Rabu (27/5) malam.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam galian septic tank area proyek pembangunan Sekolah Rakyat.

Kedua bocah malang tersebut diketahui bernama Arzaki (4) dan Asril (3), yang merupakan warga Desa Parappunganta. Sebelum ditemukan, keduanya sempat dilaporkan hilang setelah pamit bermain sejak sore hari dan tak kunjung pulang ke rumah.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian dan saksi di lokasi, pada pukul 15.40 WITA kedua korban meninggalkan rumah bersama-sama untuk bermain di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Selanjutnya, pada pukul 19.00 WITA, karena tak kunjung kembali hingga malam, orang tua dan warga setempat mulai melakukan pencarian di sekitar rumah dan jembatan dekat Palleko, namun hasilnya nihil.

Warga bersama para buruh proyek Sekolah Rakyat berinisiatif menyisir area pembangunan. Di sana, mereka menemukan kedua korban sudah dalam keadaan mengapung dengan posisi telungkup di dalam galian septic tank.

Kedua jasad bocah tersebut berhasil dievakuasi dari dalam air ke permukaan, lalu segera dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans milik Puskesmas Polut, kedua korban dilarikan ke RS Padjonga Daeng Ngalle Takalar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Haryanto Hidayat Pabeta, membenarkan adanya insiden yang menimpa dua bocah tersebut.

“Iya betul, ada kejadian tersebut dan personel Polsek Polongbangkeng Utara sudah langsung bergerak ke TKP semalam,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Polongbangkeng Utara, Aiptu Abdul Muis Situju, menjelaskan bahwa kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam galian proyek. Pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.

Saat ini, kedua jasad bocah tersebut dilaporkan telah diserahkan kepada pihak keluarga dan sudah dikebumikan dengan layak di pemakaman setempat.

error: Content is protected !!