kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Perkuat Budaya Riset, LPM Penalaran UNM Gelar PMP-OMK XXIX

Perkuat Budaya Riset, LPM Penalaran UNM Gelar PMP-OMK XXIX
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali melaksanakan Pelatihan Metodologi Penelitian dan Orientasi Manajemen Keorganisasian (PMP-OMK) XXIX sebagai bagian dari proses perekrutan anggota baru tahun 2026.

Kegiatan tahunan ini menjadi ruang pembinaan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan penelitian, intelektualitas, kepemimpinan, serta manajemen organisasi di lingkungan Universitas Negeri Makassar.

Sebagai lembaga yang bergerak dalam pengembangan penelitian dan penalaran, LPM Penalaran UNM terus berupaya menciptakan ruang belajar bagi mahasiswa agar tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pengalaman dalam pengelolaan organisasi.

Melalui PMP-OMK XXIX, calon peserta diberikan kesempatan untuk mengenal lebih jauh dunia penelitian, budaya ilmiah, serta sistem keorganisasian yang menjadi bagian penting dari LPM Penalaran UNM.

Setelah melalui tahapan sosialisasi dan pendaftaran, calon peserta yang dinyatakan lolos mengikuti kegiatan Pembukaan dan Technical Meeting II PMP-OMK XXIX. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengarahan teknis terkait rangkaian tahapan seleksi dan mekanisme kegiatan yang akan dijalani peserta selama proses PMP-OMK berlangsung.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pembukaan resmi rangkaian PMP-OMK XXIX. Pembukaan dan Technical Meeting II ini dihadiri pembina LPM Penalaran UNM, perwakilan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, alumni, anggota aktif, pengurus lembaga kemahasiswaan, media partner, serta calon peserta PMP-OMK XXIX.

Sambutan sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan oleh perwakilan Wakil Rektor III UNM, Nurfadillah Umar, S.Pd., M.Pd.

Ketua Panitia PMP-OMK XXIX menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan riset, tetapi juga pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa.

“Melalui PMP-OMK XXIX ini, saya ingin menegaskan kembali bahwa penelitian dan keorganisasian adalah dua pilar yang tidak bisa dipisahkan. Kami tidak hanya fokus mencetak anggota yang bisa di bidang riset ilmiah, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan mereka melalui manajemen organisasi yang baik. Inilah yang akan melahirkan anggota-anggota yang adaptif dan solutif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum LPM Penalaran UNM menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik dan pengalaman organisasi dalam membentuk mahasiswa yang berkualitas.

“Saya memandang bahwa riset dan organisasi bukan dua hal yang terpisah. Keduanya merupakan bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang siap menghadapi tantangan akademik maupun sosial,” tuturnya.

Adapun pembina LPM Penalaran UNM yang diwakili oleh A. Asrafiani Arafah, S.Pd., M.Si., turut memberikan motivasi kepada peserta mengenai pentingnya penalaran, pengembangan intelektualitas, serta proses pembelajaran selama mengikuti PMP-OMK XXIX.

Melalui kegiatan ini, calon peserta PMP-OMK XXIX diharapkan mampu memahami pentingnya penelitian dan organisasi sebagai bekal pengembangan diri, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

PMP-OMK XXIX juga diharapkan menjadi wadah lahirnya mahasiswa yang kritis, adaptif, solutif, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan organisasi kemahasiswaan di Universitas Negeri Makassar.

error: Content is protected !!