kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Berikut Deretan Saham Pilihan Broker

IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Berikut Deretan Saham Pilihan Broker
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Senin (25/05).

Tercatat, indeks mengalami penguatan 25,61 poin atau setara dengan mengalami kenaikan sebanyak 0,42 persen ke posisi 6.187 pada pukul 10.01 WITA.

Menurut data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan tembus 1,66 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp796 miliar.

Sementara, frekuensi yang terjadi ada sebanyak 99.546 kali, dimana saham yang menguat ada 385, saham yang melemah ada 115, saham yang berada dalam posisi stagnan ada 183.

Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, jika IHSG telah berada di level support pada 5.900-6.000 hingga memiliki potensi untuk terjadi technical rebound.

BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bakal bergerak terbatas dengan range suppprt di 6.100 serta resistance pada 6.400.

Saat ini, pelaku pasar tengah mencermati perkembangan terkait regulasi sentralisasi ekspor komoditas strategis.

Terkhususnya, tentang mekanisme serta implementasinya yang kemudian membuat terjadinya berbagai interpretasi dari berbagai pihak.

Berikut disertakan rekomendasi saham yang dirangkum oleh sejumlah broker pada hari Senin (25/05), yaitu:

Phintraco Sekuritas

-UNVR, BBRI, ESSA, WIFI, MBMA dan ADRO

MNC Sekuritas

-ASII, HRUM, ISAT dan PSAB

BRI Danareksa Sekuritas

-CPIN, HRTA dan ESSA

CGS International Sekuritas

-EXCL, MYOR, HRTA, CPIN, MAPI dan TINS

Panin Sekuritas

-IMPC, NCKL dan PTRO

Mirae Asset Sekuritas

-AKRA, BBTN dan INCO

BNI Sekuritas

-BBNI, TLKM, JPFA, SUPA, EMTK dan SCMA

Philip Sekuritas

-MBSS dan PKPK

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!