kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sekda Makassar: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Wujudkan Asta Cita

Sekda Makassar: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Wujudkan Asta Cita
upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Kota Makassar (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Balai Kota Makassar, Senin (27/4).

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

Dalam sambutan tersebut, Menteri Dalam Negeri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

“Melalui momentum yang berbahagia ini, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia,” ujar Andi Zulkifly saat membacakan sambutan Mendagri.

Mendagri juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antartingkatan pemerintahan dalam mewujudkan cita-cita nasional. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yakni “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan sebuah keniscayaan untuk mencapai cita-cita bangsa. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tersebut tidak akan tercapai secara optimal,” lanjutnya.

Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa kesatuan visi, arah kebijakan strategis, serta langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas, sebagaimana ditegaskan Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, terdapat sejumlah hal strategis yang menjadi perhatian, di antaranya penguatan program prioritas nasional, reformasi birokrasi berbasis hasil dengan dukungan digitalisasi, peningkatan kemandirian fiskal daerah, serta penguatan kolaborasi antardaerah.

“Pemerintah daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga harus menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal agar pembangunan dapat berjalan secara adil dan merata,” katanya.

Di akhir sambutan, Mendagri juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas daerah melalui penguatan sumber daya manusia aparatur, optimalisasi keuangan daerah, serta reformasi kelembagaan dan tata kelola pemerintahan.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel, serta mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Jadi kita harap pemda dan pemerintah pusat perkuat komitmen yang orientasi pada pelayanan publik,” tegasnya.

error: Content is protected !!