KabarMakassar.com — Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi jajaran TNI untuk semakin mempererat kemanunggalan dengan rakyat. Hal ini dibuktikan oleh Komandan Kodim (Dandim) 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, yang turun langsung menyambangi rumah warga kurang mampu di Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Sabtu (07/03).
Didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXXIII Dim 1425/Jeneponto, Ny. Devy Muthalib Tallasa, Dandim mengunjungi kediaman Ibu Isa dan Bapak Agus, dua keluarga yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Kunjungan ini bukan hanya sekadar silaturahmi biasa akan tetapi Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa membawa paket sembako sebagai bentuk kepedulian nyata. Menariknya, aksi ini bermula dari kepekaan personel di lapangan.
“Sebelum melaksanakan Safari Ramadan di Koramil Tamalatea, saya mendapat laporan dari Babinsa bahwa ada warga binaannya yang membutuhkan perhatian khusus. Dari laporan itu, kami langsung berinisiatif datang melihat kondisi mereka sekaligus menyerahkan bantuan,” ungkap Letkol Inf Abdul Muthalib.
Ia menegaskan bahwa TNI harus selalu hadir di tengah-tengah rakyat, menjadi solusi, dan memberikan pengabdian terbaik, terutama bagi warga yang sedang kesulitan ekonomi.
Kedatangan rombongan Dandim disambut dengan isak tangis haru oleh keluarga Bapak Agus. Ia mengaku tidak menyangka orang nomor satu di Kodim Jeneponto itu bersedia menginjakkan kaki di rumah sederhananya.
“Kami sangat bersyukur dan terharu. Terima kasih banyak Bapak Dandim dan jajaran atas bantuannya. Ini sangat berarti bagi keluarga kami, apalagi di tengah bulan Ramadan seperti sekarang,” tutur Agus dengan suara bergetar.
Turut hadir mendampingi Dandim dalam kegiatan ini, Danramil 03/Tamalatea Kapten Inf Marzuki, Pasi Ter Lettu Cba Hasanuddin, Danunit Intel Letda Arm Elmah Dawenan, serta Babinsa Bontotangnga Koptu Abdul Haris.
Bagi Dandim, Ramadan adalah saat yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi. Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban kebutuhan harian warga dan menjadi jembatan emosional antara prajurit TNI dengan masyarakat sekitar.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu ada bersama mereka dalam situasi apa pun,” tutupnya.














