KabarMakassar.com — Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, hadir langsung dalam Indonesia’s Geopark Leader Forum yang digelar di Jakarta, Rabu (03/12).
Forum tersebut diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas RI bekerja sama dengan Forum Geopark Indonesia dan diikuti oleh para pemimpin daerah pengelola geopark se-Indonesia.
Andi Muetazim menekankan pentingnya kehadiran Kabupaten Maros untuk memastikan peran aktif dalam pengembangan geopark nasional sekaligus memperkuat posisi di tingkat internasional.
“Kehadiran kami merupakan upaya memastikan Maros terus berperan aktif dalam pengembangan geopark nasional dan internasional,” ungkapnya.
Dia menegaskan bahwa pengelolaan geopark membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan para penggiat konservasi.
“Pengelolaan geopark tersebut membutuhkan sinergi. Kolaborasi seperti ini amat penting,” ujarnya.
Ia turut memaparkan kekayaan geologi Maros yang telah diakui dunia melalui status UNESCO Global Geopark. Andi Muetazim menyebut kawasan karst Maros–Pangkep sebagai aset utama yang wajib dijaga kelestariannya.
“Hutan karst Maros–Pangkep merupakan kekuatan utama kami. Ini bukan hanya kebanggaan, namun juga amanah besar,” tuturnya.
Selain itu, dia memperkenalkan sejumlah geosite unggulan di Maros, seperti Pantai Kuri, Hutan Karaenta, dan Taman Purbakala Leang-Leang.
“Masing-masing site mempunyai nilai geologi, sejarah, dan budaya yang luar biasa,” ujarnya.
Wakil Bupati Maros menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Pelestarian alam tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.














