KabarMakassar.com — Suasana apel pagi di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (24/08), mendadak ricuh. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gowa, Agus Harahap, mengambil pengeras suara dan meminta peserta apel membubarkan diri saat Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang tengah memberikan arahan.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, Agus terlihat berjalan ke tengah lapangan dan mengambil alih pengeras suara. Ia kemudian meminta para pegawai dan peserta apel meninggalkan barisan.
Aksi tersebut terjadi saat Bupati Sitti Husniah sedang menyampaikan arahan. Situasi sempat memanas dan nyaris terjadi benturan fisik antarpeserta yang tersulut emosi.
Bupati Gowa kemudian berupaya menenangkan situasi dan meminta personel Satpol PP serta aparatur sipil negara (ASN) tidak terpancing.
Aksi Agus diduga berkaitan dengan kebijakan penonaktifan dirinya bersama 16 pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemkab Gowa. Salah satu pejabat yang turut dinonaktifkan disebut merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Gowa.
Protes terhadap kebijakan tersebut kemudian berlanjut di luar lingkungan Pemkab Gowa.
Ribuan ASN bersama sejumlah elemen masyarakat mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Gowa. Mereka mendesak pimpinan DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas kebijakan penonaktifan 17 pejabat tersebut.
Para pengunjuk rasa menilai kebijakan tersebut perlu dikaji dari sisi aturan dan prosedur yang berlaku.
Agus Harahap mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas dan protes terhadap kebijakan penonaktifan Sekda bersama 16 pimpinan OPD lainnya.
Ia juga menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan Bupati Gowa. Menurut Agus, sejumlah kebijakan pemerintah daerah tidak mencerminkan kondisi yang terjadi di lapangan.














