KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Jeneponto menegaskan komitmennya menjadikan desa sebagai motor utama penggerak ekonomi. Melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jeneponto, diselenggarakan Pelatihan Bidang Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Usaha Pertanian Berkelanjutan di Aerotel Smile Losari, Makassar.
Kegiatan ini mengusung tema besar “Penguatan Peran BUMDes Sebagai Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa,” dihadiri oleh pengelola BUMDes dan kepala desa dari seluruh kecamatan di Jeneponto.
Acara dibuka secara resmi oleh Pj. Sekda Jeneponto, Maskur, sekaligus membawakan materi utama. Dalam pemaparannya, Pj. Sekda menekankan pergeseran paradigma pembangunan desa.
“Mengapa peningkatan kapasitas itu penting? Karena desa hari ini bukan lagi objek pembangunan, tetapi subjek yang mandiri sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 6 Tahun 2014. BUMDes, perangkat desa, dan kader pemberdayaan masyarakat adalah motor utama penggerak ekonomi lokal,” jelasnya. Kamis (13/11).
Pj. Sekda juga menyoroti materi penting yang disajikan oleh Satgas Pidsus Kejati Sulawesi Selatan, yang berkaitan dengan “Perlindungan Hukum terhadap BUMDes.
“Kami menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel guna membangun kepercayaan publik dan menghindari masalah hukum,” tegasnya.
Pelatihan ini menyoroti peran penting Inspektorat Daerah (APIP) sebagai mitra pembina dan pencegahan dalam pengelolaan keuangan desa. Tujuannya adalah memastikan BUMDes mampu mengelola dana desa secara profesional dan berintegritas.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan BUMDes di Butta Turatea ini mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa.
Selain itu, Maskur sangat berharap agar BUMdes dapat meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) dan menciptakan sistem tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan berdaya saing tinggi.
Acara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Pj. Sekda Jeneponto, menegaskan tekad kuat untuk menjadikan desa sebagai basis ekonomi rakyat yang tangguh dan berkelanjutan.














