KabarMakassar.com — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, angkat bicara terkait absennya sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rapat paripurna DPRD Sulsel dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa persidangan III tahun sidang 2024/2025.
Menurut Jufri, ketidakhadiran para kepala OPD tidak bisa serta-merta dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap agenda DPRD. Dia menegaskan, ada aktivitas lain yang berlangsung bersamaan dengan agenda paripurna.
“Saya kira tidak mungkin kepala OPD itu tidak datang kalau tidak ada kegiatannya bertepatan,” kata Jufri Rahman, usai menghadiri pelantikan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2024–2029, Andi Sugiarti Mangun Karim, di Ruang Paripurna sementara DPRD Sulsel, di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Rabu (17/09/2025).
Jufri menjelaskan bahwa pada saat bersamaan, Gubernur Bengkulu bersama rombongan juga melakukan kunjungan kerja ke Sulsel. Kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel.
“Tadi ada Gubernur Bengkulu dan rombongan, bawa juga kepala OPD-nya, menandatangani banyak kesepakatan. Perjanjian kerja sama dengan Pemprov. Boleh jadi sebagian besar OPD itu ikut menandatangani juga dengan sesama OPD dari Bengkulu,” jelasnya.
Jufri meminta agar situasi ini dilihat dari perspektif yang lebih positif. Menurutnya, kerja sama antardaerah yang sedang dijalankan juga tidak kalah penting untuk kepentingan pembangunan daerah.
“Jadi kita harus lihat sisi positifnya. Itu saja. Kalaupun mereka tidak hadir pasti ada yang mewakili kan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Jufri memastikan bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui laporan reses tetap akan tersampaikan kepada jajaran Pemprov Sulsel.
“Kalaupun tidak mewakili, semua pesan yang dititip, sampai. Ini perjalanan bukan satu dua hari. Masih panjang urusan kita sama-sama ini,” tandasnya.














