KabarMakassar.com — Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menyoroti absennya sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel pada rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa persidangan III tahun sidang 2024/2025.
Rachmatika menilai ketidakhadiran para OPD menjadi catatan penting. Menurutnya, laporan reses bukan hanya agenda seremonial, melainkan bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat yang seharusnya mendapat perhatian langsung dari pihak eksekutif.
“Itu menjadi evaluasi dan catatan bahwa kita berharap di kegiatan berikutnya itu tidak terjadi lagi. Karena hasil reses adalah bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat lewat para teman-teman DPRD Provinsi,” ucap Cicu, sapaan akrabnya, Rabu (17/09/2025).
Dia menegaskan, peran kepala OPD sangat penting karena mereka merupakan pihak yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program pemerintah.
Kehadiran mereka di rapat paripurna, kata dia, semestinya dimanfaatkan untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.
“Kita berharap bahwa kepala OPD apalagi beliau-beliau ini adalah leading sector yang terkait dengan apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Cicu menekankan, hasil reses merupakan pintu masuk bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan rakyat, sehingga dia berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari.
“Tentu itu sudah jadi catatan dan kita sudah sampaikan di rapat tadi bahwa kita berharap ke depannya itu tidak terjadi lagi,” tegasnya.













