kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unifa Angkat Isu Insecure Lewat Kampanye Digital

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unifa Angkat Isu Insecure Lewat Kampanye Digital
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Fajar (Unifa) kembali menunjukkan kepedulian sosial mereka melalui kampanye kreatif bertajuk Peluk Insecuremu, Tapi Jangan Biarkan Dia Mengalahkanmu.

Kampanye ini diwujudkan dalam bentuk video naratif dan flyer digital yang disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang dampak psikologis dari body shaming dan komentar negatif terhadap penampilan fisik.

Dalam video kampanye tersebut, mahasiswa menampilkan narasi menyentuh yang dipadukan dengan visual keresahan remaja dan dewasa muda yang kerap merasa tidak percaya diri akibat standar kecantikan yang tidak realistis. Sementara itu, flyer digital dipakai sebagai media pendukung untuk memperkuat pesan utama: pentingnya mencintai diri sendiri dan menerima kekurangan sebagai bagian dari keunikan pribadi.

“Kamu boleh merasa nggak percaya diri, itu wajar. Jangan sampai perasaan itu mengendalikan dirimu. Hadapi, terima, dan teruslah melangkah. Love yourself,” ujar Nisaasyari, narasumber dalam video kampanye.

Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam produksi menambahkan bahwa kampanye ini lahir dari keresahan yang nyata.

“Kami ingin menunjukkan bahwa insecure adalah hal yang nyata dan banyak dirasakan, tetapi kita tidak boleh membiarkannya mengendalikan hidup kita,” tuturnya.

Selain menyebarkan pesan positif, kampanye ini juga diharapkan menjadi ruang dialog terbuka. Masyarakat diharapkan dapat saling menguatkan dan membentuk lingkungan yang suportif, bebas dari stigma negatif terhadap penampilan fisik.

Dengan pendekatan emosional dan strategi digital yang menyentuh, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Fajar berharap kampanye ini mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk menerima dan mencintai diri sendiri.

error: Content is protected !!