kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kemenag Sulsel Matangkan Koordinasi Sambut Kedatangan Jemaah Haji Embarkasi Makassar

Kemenag Sulsel Mataangkan Koordinasi Sambut Kedatangan Jemaah Haji Embarkasi Makassar
Jemaah haji embarkasi Makassar 2024 (Dok : Dini KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar rapat koordinasi membahas persiapan menyambut kedatangan jemaah haji.

Rencananya, pesawat Garuda dengan Nomor Penerbangan GA. 1101 yang mengangkut 392 orang jemmaah haji Kloter 1 UPG asal Kota Makassar diperkirakan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar malam ini pada Rabu (11/06).

Jemaah haji dijadwalkan tiba sekitar pukul 22.15 WITA dan akan diterima secara resmi oleh PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Ali Yafid menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor demi kelancaran proses kedatangan jemaah haji di tanah air.

“Kita ingin penyambutan jemaah berjalan tertib dan nyaman, terutama bagi para jemaah lansia. Oleh karena itu, perlu sinergi dan komitmen dari seluruh pihak yang terlibat, khusunya dengan panitia di masing-masing provinsi dan kabupaten/kota,” ungkapnya.

Adapun sejumlah hal penting yang dibahas dalam rapat yakni area kedatangan bersifat steril dimana panitia daerah diimbau untuk menjaga ketertiban dengan tidak memasuki area kedatangan sebelum prosesi penyerahan oleh embarkasi selesai.

Pihaknya juga menekankan perlunya pengendalian jumlah pengantar demi menjaga keamanan dan ketertiban serta koordinasi dengan ketua Kloter, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota diminta menjalin komunikasi intensif dengan Ketua Kloter terkait kelengkapan dokumen, terutama paspor jemaah.

Selain itu, percepatan proses imigrasi dimana pihak Imigrasi akan menyiapkan 4 unit Border Control Management (BCM) untuk mempercepat proses keimigrasian.

Selanjutnya, untuk efisiensi waktu, penyerahan jemaah haji kepada pemerintah daerah dapat dilakukan secara kolektif bagi beberapa kabupaten/kota sekaligus dan dispensasi untuk Lansia yakni jemaah lanjut usia diperbolehkan untuk tidak mengikuti prosesi penyerahan demi kenyamanan dan alasan kesehatan.

Terakhir, transit jemaah lintas provinsi. Bagi rombongan jemaah dari provinsi lain, disediakan tempat tunggu di Asrama Haji sebelum keberangkatan ke daerah masing-masing.

error: Content is protected !!