KabarMakassar.com — Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa struktur Demokrat di Sulawesi Selatan tidak boleh menutup diri dari keluhan dan kebutuhan masyarakat.
Herman menekankan bahwa esensi politik bagi Demokrat adalah menghadirkan kesejahteraan. Karena itu, kantor partai di semua tingkatan harus menjadi tempat masyarakat mencari solusi, bukan sekadar simbol keberadaan organisasi.
“Buka pintunya DPC, buka pintunya kantor DPD. Untuk menampung berbagai aspirasi dan harapan masyarakat,” ujar Herman, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar pada Kamis, (13/11)
Ia meminta setiap DPC mengerjakan aspirasi yang bisa mereka tangani di level kabupaten/kota. Jika kewenangan tidak cukup, maka harus langsung disinergikan dengan provinsi.
“Kalau bisa dikerjakan oleh DPC, kerjakan. Kalau tidak, kolaborasikan dengan provinsi. Kalau provinsi tidak cukup, kolaborasikan dengan DPR RI dan DPP,” tegasnya.
Herman mencontohkan persoalan pembangunan jalan provinsi maupun infrastruktur lainnya. Menurutnya, struktur partai tidak boleh hanya menunggu. Mereka harus aktif membawa persoalan rakyat ke lembaga yang tepat.
“Kalau jalan provinsi harus dibangun provinsi, datang ke Pak Ula. Kalau provinsi penghematan, ya harus ke pusat supaya dikerjakan oleh balai. Tinggal kirim surat dari gubernur atau bupati,” jelasnya.
Herman juga menegaskan komitmennya untuk membantu mengawal setiap aduan hingga ke kementerian terkait.
“Saya bantu bagaimana surat bisa sampai kepada menteri-menteri bersangkutan. Paling tidak itu dilakukan,” katanya.
Menurut Herman, kerja konkret seperti itulah yang akan melekat dalam ingatan masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap Demokrat.
“Kalau itu dilakukan, insya Allah memori dan ingatan masyarakat akan menilai positif kepada kita. Tidak akan luntur,” tutupnya.













