kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

TP PKK Sulsel Komitmen Perkuat Edukasi dan Cakupan Imunisasi

TP PKK Sulsel Komitmen Perkuat Edukasi dan Cakupan Imunisasi
Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina menekankan pentingnya peran TP PKK di semua tingkatan, terutamanya di Sulsel, sebagai penggerak masyarakat dalam mendukung keberhasilan imunisasi.

Naoemi mendorong edukasi berkelanjutan kepada kader Posyandu dan kader Dasawisma yang merupakan ujung tombak pelayanan di tingkat desa dan kelurahan.

“Saya mengajak seluruh Ketua TP PKK desa untuk menciptakan kegiatan inovatif, seperti cerdas cermat seputar buku KIA bagi ibu hamil dan orang tua anak balita. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk mendorong para ibu membaca dan memahami pentingnya imunisasi,” tukasnya pada webinar pekan imunisasi dini yang digelar secara virtual pada Selasa (29/04).

Ia turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, TP PKK, Pokja Bunda PAUD, Tim Pembina Posyandu, organisasi profesi, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat, guna memastikan informasi tentang imunisasi tersampaikan secara tepat dan menyeluruh.

“Mobilisasi sasaran, edukasi masyarakat, hingga pemantauan cakupan imunisasi rutin perlu dikoordinasikan secara optimal. Kita perlu bersatu demi suksesnya program imunisasi di Sulawesi Selatan,” paparnya.

Walau edukasi dan sosialisasi telah berjalan, kata Naoemi, namun masih terdapat tantangan menyentuh psikologis masyarakat. Oleh karena itu, untuk beberapa kondisi, perlu pendekatan tegas, termasuk pemberian sanksi sosial kepada orang tua yang tidak membawa anak ke Posyandu atau tidak melengkapi buku KIA.

Beberapa contoh yang diberikan seperti, keterlambatan dalam pengurusan administrasi desa sampai dengan penangguhan sementara dari bantuan sosial.

Transformasi Posyandu Era Baru merupakan salah satu hal yang juga disoroti oleh Ketua TP PKK Sulsel tersebut.

Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, Posyandu Era Baru juga menjadi pusat layanan terpadu berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), sesuai Permendagri No. 13 Tahun 2024.

Enam bidang tersebut yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Lebih jauh Naoemi mengajak melalui PID 2025, agar seluruh pihak dapat membangun sinergitas lintas program, lintas sektor, serta diharapkan peran aktif dari masyarakat.

“Imunisasi adalah hak anak dan bentuk cinta kita untuk memastikan masa depan mereka yang sehat dan cerah,” pungkasnya.

error: Content is protected !!