KabarToraya.com — Tim Verifikasi dan validasi lapangan nominator penerima Penghargaan Kalpataru 2022 bersama rombongan tiba di Toraja Utara. Tim yang berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini disambut oleh Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang dan juga sang nominator Pendeta (Pdt) Rasely Sinampe.
Kunjungan tim verifikasi KLKH ini merupakan tindak lanjut dari hasil verifikasi virtual terhadap 20 Nominator yang telah dilaksanakan bersama dengan para pengusul dan nominator. Verifikasi ini dilakukan selama sebelas hari yang terhitung dari tanggal 11 Hingga 21 Mei 2022 oleh KLKH Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Direktorat Kemitraan Lingkungan yang ditugaskan dengan melaksanakan verifikasi dengan Nomor :S.23/KELING/PMLH/PSL.3/4/2022.
Di Toraja Utara Pdt. Rasely Sinampe, merupakan nominator terbaik Kalpataru 2022 Kategori Pembina Lingkungan Hidup (Ketua YMT Gereja Toraja). Ia pun mendapatkan dukungan dari warga gereja toraja serta warga Tana Toraja dan Toraja Utara dalam kepeduliannya melestarikan alam dan menjaga lingkungan agar tetap hijau.
Para verifikator diterima di aula workshop kejujuran pengolahan hasil pertanian Balai Latihan Kerja Komunitas.
Calon penerima penghargaan Kalpataru 2022 yang diverifikasi yakni, Pdt. Rasely Sinampe mengaku bersyukur dan berterima kasih atas dukungan masyarakat Toraja serta warga jemaat sehingga ia bisa maju sampai tahapan verifikasi 20 besar.
"Bersyukur dan tentu hal ini dapat terwujud atas pertolongan Tuhan dan dukungan dari seluruh masyarakat Toraja", ucap Pdt. Rasely Sinampe, Kamis (12/5).
Sementara itu Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengatakan jika dirinya sebelum jadi bupati ia terus menggalakkan agar kelestarian lingkungan yang bersih terus dijaga. Dan bagaimana masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan masing-masing.
"Sebelum terpilih sebagai Bupati saya selalu gelorakan itu, bagaimana wilayah atau lingkungan kita bersih. Saat terpilih juga saya masih menajalankan itu dan meminta aparat Lembang, Lurah, para Camat hingga di Lingkup Pemkab Torut untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan kompetisi lomba kebersihan tingkat Lembang/Lurah/Kecamatan kita gelar untuk memacu hal ini," ungkap Yohanis Bassang.
Lanjut Ombas sapaan Bupati Torut ini menyampaikan jika apa yang dilakukan bapak Pendeta Rasely Sinampe sangat luar biasa dan memotivasi masyarakat dan tokoh agama di Sulawesi Selatan dalam menjaganya kelestarian lingkungan hidup, sehingga hal ini dapat terwujud atas dukungan dari seluruh masyarakat Toraja Utara.
Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, H. Baso Pangerang, SH sekaligus Ketua Tim Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan jika bapak pendeta Rasely Sinampe tentu akan menjadi contoh bagi seluruh tokoh agama di Sulawesi Selatan sebagai motor penggerak dalam melestarikan lingkungan hidup.
"Ketika terjadinya pengrusakan lingkungan ada segelintir tokoh agama yang melakukan pembinaan mengenai bagaimana menjaga kelestarian alam dan lingkungan", tutup H Baso Pangerang.