KabarMakassar.com — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat mulai mempercantik lingkungan pemukiman dengan memasang bendera, umbul-umbul, serta berbagai dekorasi kemerdekaan.
Namun, di balik semarak pesta rakyat tersebut, PT PLN (Persero) mengingatkan warga agar tetap mengutamakan keselamatan jiwa, khususnya saat mendirikan tiang bendera atau dekorasi di dekat jaringan listrik.
Assistant Manager Jaringan Distribusi PLN UP3 Makassar Selatan, Sanudding, menegaskan bahwa pemasangan atribut kemerdekaan yang mengabaikan jarak aman dari jaringan listrik berpotensi memicu pemadaman akibat gangguan sistem hingga bahaya keselamatan jiwa.
“Semarak kemerdekaan harus tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan. Jangan sampai niat memeriahkan HUT RI justru menyebabkan gangguan listrik atau masyarakat mengalami kecelakaan akibat tersengat listrik,” ujar Sanudding, Selasa (4/8).
Sanudding menjelaskan, masyarakat perlu sangat cermat memilih lokasi pendirian tiang bendera atau dekorasi, terutama yang memanfaatkan bahan berukuran panjang seperti bambu, pipa besi, atau material konduktor lainnya yang berisiko mendekati Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).
Material yang menyentuh atau berada terlalu dekat dengan jaringan kabel udara dapat menjadi media penghantar arus listrik secara mendadak. Hal ini tidak hanya mengancam keselamatan warga di sekitarnya, tetapi juga berisiko mengganggu keandalan pasokan listrik bagi banyak pelanggan.
“Pastikan pemasangan dilakukan jauh dari jaringan listrik. Jangan menggunakan tiang atau alat panjang tanpa memperhatikan kondisi sekitar, karena listrik memiliki risiko yang tidak terlihat namun sangat berbahaya,” tambahnya.
PLN melarang keras masyarakat mengikat atau menempelkan atribut kemerdekaan langsung pada tiang listrik. Selain itu, kehati-hatian ekstra sangat diperlukan saat menggunakan tangga atau alat bantu lain sewaktu memasang ornamen di area luar rumah.
PLN berharap momentum kemerdekaan dapat berlangsung dengan baik tanpa mengorbankan aspek keselamatan. Dengan kepedulian bersama menjaga jarak aman dari instalasi kelistrikan, perayaan HUT RI dapat berjalan aman, meriah, serta didukung oleh keandalan pasokan listrik yang optimal.
“Keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan jaringan listrik dengan cara sederhana, yaitu memperhatikan jarak aman dan tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jaringan,” pungkas Sanudding.
