kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tim PDAM Segera Sisir Titik Kritis Jaringan Air di Makassar

Tim PDAM Segera Sisir Titik Kritis Jaringan Air di Makassar
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Makassar, Andi Syahrum, menginstruksikan pembentukan tim terpadu untuk melakukan penelusuran langsung pada sejumlah titik krusial jaringan distribusi dan sumber air baku yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada pelanggan.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan berbagai persoalan distribusi air yang masih dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Makassar.

Andi Syahrum menegaskan seluruh unit kerja harus terlibat aktif dalam proses identifikasi masalah di lapangan, mulai dari kondisi sumber air baku hingga jaringan distribusi yang selama ini menjadi titik rawan gangguan pelayanan.

“Kita fokus mencari solusi. Yang terpenting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan persoalan-persoalan yang ada bisa ditangani bersama,” ujar Andi Syahrum, Rabu (03/06).

Menurutnya, koordinasi lintas bagian menjadi kunci untuk memastikan setiap persoalan dapat dipetakan secara akurat sehingga langkah perbaikan yang dilakukan tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap peningkatan layanan.

Selain melakukan evaluasi lapangan, Perumda Air Minum Kota Makassar juga menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi krisis air bersih selama musim kemarau. Salah satunya dengan menyiagakan armada mobil tangki untuk melayani pelanggan yang terdampak gangguan pasokan.

Kebijakan tersebut disiapkan guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi sembari proses pembenahan jaringan dan normalisasi distribusi terus berjalan.

“Kami tidak hanya fokus pada perbaikan sistem dan peningkatan debit air, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan akses air bersih melalui distribusi mobil tangki. Ini menjadi langkah antisipasi agar kebutuhan pelanggan tetap terlayani,” katanya.

Andi Syahrum menjelaskan, layanan mobil tangki merupakan bagian dari strategi mitigasi perusahaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan pasokan, baik yang disebabkan keterbatasan debit air baku, kerusakan jaringan distribusi, maupun dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan ketersediaan air.

Ia memastikan upaya perbaikan infrastruktur akan berjalan beriringan dengan pelayanan darurat kepada pelanggan agar dampak gangguan pasokan dapat diminimalkan.

“Mobil tangki akan kami siagakan untuk membantu pelanggan yang terdampak. Langkah ini dilakukan bersamaan dengan upaya peningkatan distribusi, perbaikan jaringan, dan optimalisasi sumber air baku sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” tukasnya.

error: Content is protected !!