kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tekan Penggunaan BBM, BGN Kombinasikan WFH dan WFO

BGN Pangkas Operasional MBG di Hari Libur, Insentif SPPG Ikut Dihentikan
Logo BGN (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menerapkan pola kerja fleksibel dengan mengombinasikan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tanpa mengganggu layanan publik.

Kebijakan tersebut tertuangkan dalam Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2026 dan menjadi bagian dari upaya efisiensi operasional di lingkungan instansi pemerintah.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pengaturan ulang sistem kerja dilakukan untuk mengurangi mobilitas pegawai yang selama ini berkontribusi pada tingginya penggunaan BBM.

“Pola kerja fleksibel seperti WFH menjadi langkah konkret untuk menekan konsumsi energi, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangan, Sabtu (11/04).

Skema tersebut, BGN memberlakukan sistem kerja bergilir, khususnya bagi unit yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Pegawai dijadwalkan bergantian antara WFO dan WFH agar operasional tetap berjalan.

“Unit layanan tetap berjalan normal, hanya saja pengaturannya bergilir. Yang masuk kantor akan bergantian bekerja dari rumah pada hari berikutnya,” jelasnya.

Meski memberi ruang kerja dari rumah, BGN menetapkan aturan disiplin yang ketat. Seluruh pegawai diwajibkan tetap aktif selama jam kerja dan responsif terhadap setiap instruksi pimpinan.

“Komunikasi harus tetap terjaga. Pegawai wajib merespons pesan pekerjaan maksimal lima menit dan panggilan telepon tidak lebih dari tiga kali dering,” tegas Dadan.

Ia menambahkan, perangkat komunikasi harus selalu aktif selama jam kerja, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 waktu setempat, guna memastikan koordinasi tidak terhambat.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mendorong efisiensi energi, tetapi juga menjaga produktivitas organisasi dalam menjalankan program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis.

“Efisiensi tetap jalan, tapi kinerja tidak boleh turun. Ini yang sedang kami jaga,” tukasnya.

error: Content is protected !!