KabarMakassar.com — Stok beras di Bulog Makassar mencatat capaian yang signifikan. Per Kamis (10/07), jumlah stok menembus 62.000 ton, jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun 2025.
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Cabang Bulog Makassar, Karmila Hasmin Marunta.
Ia menuturkan jika stok yang tersedia saat ini melimpah hingga beberapa bulan kedepan.
“Stok beras yang ada di Kantor Cabang Makassar hari ini adalah stok terbesar kami sebanyak 62 ribu ton, sehingga jika melihat penugasan bantuan pangan sebanyak 1.700 ton per bulannya ini sangat cukup untuk sampai dengan akhir tahun,” tukas Karmila pada KabarMakassar.com, Kamis (10/07).
Lebih lanjut, Karmila menyampaikan terkait dengan bantuan pangan pemerintah.
Ia menyebut bahwa program bantuan pangan pemerintah tersebut merupakan penugasan dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).
“Alhamdulillah kita sudah dikeluarkan perintah penugasannya dan insya Allah dalam beberapa hari kedepan ini akan kita salurkan,” terangnya.
Diketahui, penyaluran bantuan pangan untuk wilayah kerja Perum Bulog Kantor Cabang Makassar mencakup lima daerah.
Diantaranya adalah, Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep dan Kota Makassar.
“Kota Makassar sendiri itu sebanyak 1.700 ton per bulannya dan untuk 2 bulan alokasi nanti yang akan dirapel bulan Juli ini alokasi Juni-Juli itu sebesar 3.400,” jelas Karmila.
“Harapannya dengan ada penugasan ini nantinya akan sedikit menekan laju harga di pasaran. Karena memang harapan dari masyarakat itu adalah mendapatkan bantuan-bantuan seperti ini,” tuturnya.
Ke depannya, pemerintah provinsi dan daerah diharapkan dapat terus bersinergi dalam menjaga kestabilan stok pangan.
Sinergi ini dinilai krusial untuk merespons berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat, sekaligus menjadi langkah strategis guna mengendalikan laju inflasi di masing-masing wilayah.
