KabarMakassar.com – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menegaskan komitmen daerahnya untuk menaikkan populasi ayam petelur hingga 10 juta ekor sebagai langkah strategis memperkuat posisi Sidrap sebagai lumbung telur nasional dan penopang ketahanan pangan Indonesia Timur.
Saat ini, populasi ayam petelur di Sidrap mencapai 4,8 juta ekor dengan produksi harian sekitar 4,5 juta butir telur. Syaharuddin menyebut peningkatan populasi menjadi 10 juta ekor merupakan upaya memperluas pasokan ke Papua, Maluku, Kalimantan, dan berbagai wilayah Sulawesi, sekaligus menjaga stabilitas harga telur di pasaran.
Ia menegaskan bahwa Sidrap sudah lama menjadi pemasok telur terbesar di kawasan Indonesia Timur.
“Peningkatan populasi ayam petelur, distribusi dipastikan semakin kuat, sehingga kebutuhan telur di luar daerah tetap terpenuhi tanpa terjadi kekurangan pasokan,” ujarnya melalui saluran telpon, Jumat (14/11).
“Apalagi belum lama ini, kami sudah sampaikan langsung ke kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, dan mereka menyambut baik, saya rasa ini membuat kami semakin bersemangat,” lanjutnya.
Syaharuddin menilai target besar ini bukan sekadar penambahan angka produksi, tetapi juga menciptakan efek ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. Penambahan populasi ayam petelur akan membuka lapangan kerja baru, menambah pendapatan peternak, dan memperkuat ekonomi lokal yang berbasis pertanian serta peternakan.
Untuk memperkuat ekosistem produksi, Pemkab Sidrap juga rutin melakukan koordinasi dengan pedagang dan peternak guna membahas permasalahan distribusi, harga, hingga ketersediaan pakan. Kerja sama antardaerah turut diperkuat agar pasokan telur berjalan lancar dan merata.
Salah satu inovasi yang dikembangkan Pemkab Sidrap adalah penerapan konsep kandang kering di halaman rumah warga.
“Istrinya mengelola kandang, suaminya mengurus sawah. Pola ini efektif menggerakkan ekonomi keluarga berbasis pertanian dan peternakan,” kata Syaharuddin.
Ia menilai model ini mampu memperluas produksi tanpa kebutuhan lahan besar dan sekaligus memberdayakan rumah tangga petani.
Pemkab Sidrap berharap dukungan penuh dari Kementerian Pertanian untuk mempercepat realisasi target 10 juta ayam petelur tersebut.
“Sidrap mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor peternakan yang terus berkembang pesat,” pungkasnya.














