Indeks
News  

Seremonial Wisuda Sekolah Disorot, Gubernur Sulsel Imbau Jangan Bebankan Orang Tua

Seremonial Wisuda Sekolah Disorot, Gubernur Sulsel Imbau Jangan Bebankan Orang Tua
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (Dok: Nofi KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Masalah terkait wisuda di sekolah menjadi perhatian oleh berbagai pihak. Tidak terkecuali oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman.

Ia mengingatkan bagi sekolah, mulai dari tingkat TK sampai dengan SMA agar tidak memaksakan para murid atau pun orang tua dalam mengikuti prosesi wisuda.

Diketahui, belum lama ini terdapat permasalahan wisuda di TK yang ada di Kota Makassar yang mengakibatkan murid dikeluarkan dari sekolah. Diduga, kedua murid dari TK yang ada di Makassar tersebut dikeluarkan usai orang tuanya melayangkan protes atas biaya wisuda dari pihak sekolah.

“Tentang larangan wisuda untuk TK, sebenarnya wisuda itu tidak wajib. Kalau ada yang ingin secara sukarela silahkan,” ujarnya pada Jumat (02/05).

Andi Sudirman menekankan orang tua murid tidak harus dibebankan biaya wisuda apabila pihak sekolah bersikeras untuk melaksanakan wisuda.

“Tapi kalau orang tua tidak mau, tidak usah dipaksakan,” paparnya.

Lebih jauh ia menjelaskan jika tidak terdapat aturan resmi yang mengharuskan adanya acara seremonial seperti wisuda di sekolah, terkhususnya pada pendidikan usia dini.

Dia menuturkan, hal tersebut berbeda bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan program akademiknya.

“Kalau jenjang sarjana mungkin masih wajar karena ada program akademiknya. Namun untuk sekolah dasar atau TK, prinsipnya jangan membebani orang tua,” imbuhnya.

Diharapkan, dengan adanya imbauan ini, pihak sekolah dapat lebih bijak dalam melaksanakan kegiatan seremonial yang melibatkan murid.

error: Content is protected !!
Exit mobile version