KabarMakassar.com — Seragam satuan pengamanan (Satpam) resmi berganti dan diperkenalkan oleh Polri, Rabu, 02 Februari 2022.
Penggantian seragam Satpam ini menuai perhatian dan menjadi perbincangan netizen di berbagai media sosial baik Facebook, Instagram maupun Twitter. Beragam pendapat pro dan kontra pun terjadi di masyarakat atas kebijakan ini.
Tak sedikit netizen menganggap seragam Satpam yang baru mirip dengan seragam Polisi di India.
Pengenalan seragam baru Satpam digelar di Korbinmas Baharkam Polri pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Satpam, di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan.
Hal ini dipertegas oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana. Menurutnya pengenalan seragam secara nasional diberlakukan oleh Polri dimana seragam Satpam yang baru berwarna krem-cokelat .
"Pernyataan sudah benar, warna krem akan ada perubahan gampol Satpam. Kemarin giat di HUT Satpam adalah pengenalan seragam baru, sambil menunggu Perpol yang terbaru," ujar Komang Suartana, singkat, Kamis (3/2).
Salah seorang Satpam, Robertus Wodong mengaku menerima apa yang diputuskan oleh Polri.
"Kalau saya pribadi ikut saja seperti apa keputusan Kapolri. Karena security kan kepanjangan tangan kepolisian, walaupun kita punya tugas kan terbatas, dan tergantung perusahaan," Kata Robertus Wodong, salah satu satpam di Perusahaan Swasta Makassar.
Menanggapi komentar netizen yang ramai menyamakan warna seragam Satpam yang baru dengan Polisi India, Robertus Wodong tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Kalau soal mirip atau tidak miripnya itu yah tidak ada masalah. Saya pribadi kalau berbicara soal warna baju lebih nyaman kalau kembali ke putih hitam yang dulu. Cuman karna ini perintah langsung dari Kapolri yah kita harus ikut. Soal mirip, itu yah tergantung penilaian orang masing-masing toh," sebutnya.
"Pada intinya yang penting gaji lancar, dan soal gaji security harus disejahterakan," jelasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel Rachamatika Dewi secara politis mendukung langkah Polri mensosialisasikan seragam baru Satpam.
"Yang pasti kita dukung apa yang menjadi kebijakan polri terkait hal tersebut. Saya pikir ini sebuah penyegaran yah, soalnya warna yang lalu memang sedikit mirip warna seragam polisi,"ujar Cicu sapaan Rachamatika Dewi politisi NasDem, Jumat (4/2).
Senada juga dikatakan legislator Sulsel Sri Rahmi dari fraksi PKS. Ia mengatakan seragam baru yang diatur oleh Polri tidak menjadi persoalan sepanjang itu memberikan dampak yang positif bagi masyarakat secara nasional.
"Jadi warna apa saja tidak masalah, yang penting kinerja mereka," kata Sri Rahmi Ketua Komisi C DPRD Sulsel.
Untuk diketahui, perubahan seragam Satpam telah berganti sebanyak tiga kali sejak dibentuk pada tahun 1980. Yakni Warna Putih-Biru/Putih-Hitam (1980-2020), Cokelat (2020-2022), dan Krem-Cokelat (2022).
Pergantian seragam Satpam dari Cokelat ke Krem-Cokelat dilakukan karena seragam satpam dinilai terlalu mirip seragam Polri.