KabarMakassar.com – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menerima kunjungan Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BPPMPV) Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (KPTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di kediaman pribadinya, Jalan HOS Cokroaminoto, Sungguminasa, Kamis (23/7).
Pertemuan tersebut membahas implementasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), yang merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi.
Dalam audiensi itu, Darmawangsyah Muin menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mendukung penuh pelaksanaan Program SNT. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut sejalan dengan visi Pemkab Gowa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Caradde’ (Gowa Cerdas).
“Pemkab Gowa tentu mendukung penuh program ini. Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program strategis pemerintah pusat yang sejalan dengan Program Caradde’ atau Gowa Cerdas yang kami jalankan. Ini menjadi kesempatan besar bagi anak-anak di Kabupaten Gowa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Darmawangsyah.
Ia berharap kehadiran Program SNT mampu meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gowa dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda.
Sementara itu, Kepala BPPMPV KPTK, Lismanto, menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan akan memiliki 15 Sekolah Nasional Terintegrasi atau Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Salah satunya akan dibangun di Kabupaten Gowa, sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan inklusif sekaligus memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui sistem pendidikan berasrama.
Dalam kesempatan tersebut, Lismanto juga memaparkan arah kebijakan Program Sekolah Nasional Terintegrasi periode 2026–2029 serta mengajak Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat sinergi dalam mendukung implementasi program sesuai kewenangan pemerintah daerah.
“Kami berharap melalui pertemuan ini dapat terbangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Gowa, sekaligus mengidentifikasi peluang dan kesiapan daerah dalam mengembangkan ekosistem pendidikan terintegrasi. Alhamdulillah, Bapak Wakil Bupati memberikan dukungan yang sangat positif terhadap program ini,” ungkap Lismanto.
Rencananya, Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Gowa akan berlokasi di kawasan BPPMPV KPTK, Jalan Diklat, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang.
Pada tahap awal, sekolah tersebut akan membuka satu rombongan belajar untuk jenjang SMP dan satu rombongan belajar untuk jenjang SMA dengan total kapasitas 80 siswa, masing-masing terdiri atas 40 siswa SMP dan 40 siswa SMA. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi salah satu model pendidikan terintegrasi yang mampu mencetak generasi unggul sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas di Kabupaten Gowa.
Turut hadir dalam audiensi tersebut antara lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, Kasubag TU BPPMPV KPTK, Dr. Zuhdy, Ketua Tim PM BPPMPV KPTK, Dr. Waqfi dan Muhammad Teguh Prabowo.
